Menteri Imbau Pengelola Hotel Pasang Sirene Tsunami

Sabtu, 22 Juli 2006 | 14:27 WIB

TEMPO Interaktif, Medan:Menteri Kebudayaan dan Pariwisata, Jero Wacik, akan melakukan rapat koordinasi dengan pengelola hotel di sekitar pantai untuk sosialisasi pemasangan sirene pemberitahuan bahaya bila terjadi gempa maupun tsunami.

"Staf saya sudah mendata berapa jumlah hotel yang berdiri di daerah rawan bencana di Indonesia. Kita akan bekali pengelola hotel pengetahuan menghadapi bencana tsunami. Dengan begitu diharapkan para turis yang berlibur tidak takut, apalagi bila hotel punya fasilitas sirene tsunami,"ujarnya di Medan.

Selain memasang sirene tsunami itu, Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata dalam waktu dekat akan bekerja sama dengan Menteri Riset dan Teknologi serta Badan Meteorologi dan Geofisika untuk memasang alat early warning system di kawasan pantai yang ramai dikunjungi wisatawan. Tahap awal pemasangan alat itu, kata Wacik, di Pantai Selatan Jawa.

Alat pemantau itu nantinya terhubung dari Kantor BMG ke Kantor Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata dan dalam hitungan 5-10 menit seluruh hotel akan mendapat informasi kemungkinan terjadi bencana. "Diharapkan akhir tahun ini pantai tempat wisata di selatan Jawa sudah terpasang alat itu," katanya.

Tingkat hunian hotel di kawasan wisata pantai Pulau Jawa, ujarnya, cenderung menurun setelah bencana gempa menyusul tsunami di Pantai Pangandaran dan Selat Sunda awal pekan ini.

Sahat Simatupang






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: