Warga Banywangi Panik Isu Tsunami

Minggu, 23 Juli 2006 | 21:43 WIB

TEMPO Interaktif, Jember: Ancaman gelombang tsunami menghantui warga di Kabupaten Jember dan Banyuwangi, Jawa Timur. Siang tadi ribuan warga pesisir Puger, Kencong, Ambulu, Wuluhan, Tempurejo, panik.

Mereka mengemasi barang-barang untuk meninggalkan rumahnya karena takut tsunami. Ratusan warga di Kecamatan Sumbersari dan Patrang yang letaknya sekitar 30 kilometer dari pantai laut selatan Jember waswas.

kabar akan terjadinya gelombang tsunami diterima warga sejak Minggu pagi. Beberapa anggota kepolisian
pun berpatroli terkait isu tersebut.

Awalnya dari Kepala desa Sumberasri, Suyanto. Dia mengaku
mendapat telepon yang mengabarkan akan ada tsunami susulan di wilayah Banyuwangi selatan pada Sabtu malam.

Desa Sumberasri merupakan salah satu desa di Banyuwangi yang berjarak sekitar lima kilometer dari pantai selatan."Kata penelepon dari BMG," katanya.

Dia pun mengumpukan aparat desangat pada tengah malam. Pengumuman melalui pengeras suara di masjid-masjid dikumandangkan. Takmir masjid mengajak warga berdoa.
Semua warga langsung datang ke masjid sampai pukul 3 pagi.

"Untunglah tidak ada tsunami. "Saya menerima telepon gelap. Ngakunya bernama Hendro, petugas dari BMG Banyuwangi," kata Suyanto sambil menambahkan, ini bisa dibilang sebagai latihan menghadapi bencana.

Mahbub Djunaidy






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: