Anggota DPR: Tutup Pompa Bensin Nakal

Sabtu, 29 Juli 2006 | 01:10 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Anggota Komisi Energi DPR Khofifah Indar Parawansa meminta agar Pertamina berani menutup pompa bensin yang telah mengurangi takaran. "Direksi Pertamina sebelum yang sekarang ini sudah menutup puluhan stasiun pengisian bahan bakar umum di Jakarta dan sekitarnya. Itu dilakukan bukan hanya karena mengurangi takaran, tapi juga mengoplos," ujarnya, kepada Tempo lewat telepon, Jumat (28/7).

Menurut politikus dari Partai Kebangkitan Bangsa ini, jika tindakan tegas tidak dilakukan, kepercayaan masyarakat kepada Pertamina akan terus menurun.

Terlebih lagi, kata mantan Menteri Pemberdayaan Perempuan ini, penjualan bahan bakar minyak sudah tidak dimonopoli lagi oleh Pertamina. "Saya pernah membeli di pompa bensin Petronas. Ternyata, habisnya lebih lama dibandingkan beli di Pertamina," ujar Khofifah.

Raden Rachmadi






Komentar Anda

Kirim