Pemerintah Tidak Menangani Ledakan Sumur Minyak Bojonegoro

Senin, 31 Juli 2006 | 00:21 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan pemerintah tidak ikut menangani kecelakaan meledaknya sumur minyak Sukawati 05 di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. "Perusahaan (Pertamina-Petrochina) itu yang akan menangani," kata Kalla di Jakarta kemarin.

Menurut Kalla, meledaknya sumur minyak itu merupakan risiko dari perusahaan pertambangan. "Tapi ini sudah dapat diatasi dan tidak ada korbannya juga," ujarnya. Dia mengatakan kejadian ini tidak akan diketahui umum jika terjadi di Aceh, Papua,a tau Kalimantan.

Sumur minyak Sukawati milik PT Pertamina-Petrochina meledak Sabtu dini hari. Menurut PT Pertamina, ledakan diakibatkan tendangan gas berkekuatan 10 ribu part per million.

Sumur minyak itu terletak 600 meter dari pemukiman warga. Ledakan ini mengakibatkan tujuh warga di sekitar sumur pingsan. Ledakan juga mengakibatkan 19 warga dirawat di rumah Rumah Sakit Umum Daerah Sosodoro Djatikoesoemo akibat sesak nafas.

Kalla mengatakan Indonesia kaya akan minyak dan gas, sehingga tidak aneh sumur minyak dan gas ada ditengah-tengah perkampungan penduduk.

Sutarto

Topik :






Komentar Anda :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: