Juwono Akui Pengalihan Bisnis TNI Terganjal Utang

Senin, 31 Juli 2006 | 03:26 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono mengakui penyerahan bisnis TNI kepada Perusahaan Pengelolaan Aset (PPA) di bawah Departemen Keuangan masih terganjal utang yang dimiliki unit-unit usaha di bawah TNI tersebut.

Oleh sebab itu, menurut Juwono, pihaknya masih akan meninjau dari segi hukumnya, bagaimana sebaiknya proses pengalihan unit-unit usaha jika usaha tersebut masih memiliki tanggungan utang. “Karena pasti Departemen Keuangan tidak mau begitu saja langsung menanggung (utang),” kata Juwono yang dihubungi Tempo, kemarin.

Meski mengakui pengalihan bisnis TNI itu masih terganjal utang, namun Juwono belum mengetahui jumlah utang yang dimiliki unit-unit usaha di TNI itu. “Saya belum tahu persis rinciannya, tapi memang ada yang memiliki utang,” katanya.

Oleh sebab itu, menurut dia, pengalihan bisnis TNI kepada PPA masih belum final. Karena masalah ini masih akan dibicarakan kembali oleh tim interdep (antardepartemen). “Baik Departemen Pertahanan, Departemen Keuangan, Kementerian BUMN dan Depkumham,” katanya.

Dimas Adityo






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: