Bisnis TNI Ditangani Badan Khusus
Selasa, 01 Agustus 2006 | 17:50 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Bisnis militer akan ditangani badan tersendiri yang akan dibiayai negara. Alasannya, karena secara manajerial pengurusan ini tidak memenuhi syarat digabung dengan Perusahaan Pengelola Aset (PPA).
Sekretaris Jenderal Departemen Pertahanan Letnan Jenderal Sjafrie Sjamsoeddin mengungkapkan hal ini di kantornya hari ini. “Karena tidak memungkinkan, maka akan dikembalikan ke tim pengarah tetap dengan badan yang berdiri sendiri,” ujarnya.
Badan itu, kata Sjafrie, akan dibentuk berdasarkan peraturan presiden yang saat ini masih digodok di Sekretariat Negara. Menurut Sjafrie, badan tersendiri itu akan lebih tepat berada di bawah Kementrian BUMN.
Konsekuensi badan yang berdiri sendiri adalah negara harus menyisihkan sebagian anggaran untuk operasional badan tersebut. Namun bila badan itu menempel pada PPA, maka sebenarnya akan mengurangi biaya operasional dan meringankan.
Ditemui terpisah, pengamat militer dan politik LIPI, Indria Samego, menyatakan sebaiknya penanganan bisnis militer ini dilakukan oleh PT PPA daripada membentuk badan baru.
Menurut Samego, proses pengambilalihan pengurusan bisnis ini memang tidak mudah. Tentara pun, kata Indria, tidak akan mudah melepaskan bisnis yang mereka cari dan kerjakan selama ini.
Yuliastuti





