Resolusi Nuklir Iran Bisa Memicu Konflik Baru
Rabu, 02 Agustus 2006 | 21:57 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Pemerintah khawatir resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa terhadap program nuklir Iran akan memicu konflik di kawasan Timur Tengah. "Bukan tidak mungkin (resolusi) bisa timbulkan ketengangan baru," kata Menteri Luar Negeri, Hasan Wirayuda, kepada wartawan usai mengikuti Presidential Lecture di Istana Negara Jakarta, Rabu.
Hasan mengatakan, dewan keamanan telah mengeluarkan resolusi yang meminta Iran menghentikan program pengayan uranium selambat-lambatnya pada 31 Agustus mendatang. Sementara Iran, kata dia, menolak resolusi tersebut.
Pemerintah Indonesia, kata Hasan, meminta masalah nuklir Iran kembali dibicarakan kembali dan diselesaikan lewat pembicaraan diplomatik. Hasan mengatakan, menlu Iran sendiri telah menyampaikan rencananya untuk kembali berunding soal program nuklirnya pada 22 Agustus mendatang.
Hasan menambahkan, Indonesia berharap semua pihak menahan diri sehingga tidak masalah tersebut tidak berlarut-larut dan menimbulkan konflik. Sebelumnya konflik di kawasan Timur Tengah telah memicu kenaikan harga minyak dunia hingga US $ 78 per barel yang mebuat bahan bakar minyak melonjak.
OKTAMANDJAYA WIGUNA





