close

Wakil Presiden Tantang Peneliti Ciptakan Teknologi Andal

Kamis, 10 Agustus 2006 | 13:33 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:
Wakil Presiden M Jusuf Kalla tantang peneliti untuk menciptakan teknologi yang andal. Kalla meminta hasil penelitian dapat memecahkan persoalan pangan dan energi yang menjadi beban pemerintah. ”Kalau ingin menyelamatkan Presiden agar jangan didemo soal impor beras, saya tantang untuk ciptakan bibit yang lebih pendek dan produktivitasnya tinggi," kata Jusuf Kalla saat memberikan sambutan acara peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional ke-11 di Istana Presiden, Jakarta, Kamis (10/8).

Menurut Wakil Presiden, Indonesia mengimpor beras karena produksinya belum mencukupi kebutuhan masyarakat. Dengan bibit yang unggul, kata Kalla, tidak perlu lagi impor beras.

Kalla menilai, teknologi harus bisa memberikan yang lebih baik, baik dari segi mutu, harga, waktu, dan nilai tambah. Teknologi yang diciptakan harus bisa diterapkan untuk mengatasi persoalan. "Kalau harga BBM dunia naik, apa teknologi yang tepat sehingga tidak menaikan harga dan tidak menambah subsidi," ujarnya.

Kalla mengatakan, Indonesia harus sudah berganti teknologi dalam bidang energi. Karena harga bahan bakar minyak yang terus naik. Menurut dia, pembangkit listrik yang memakai BBM harus diganti dengan batubara. Begitu juga dengan minyak tanah. Dia mengatakan, akibat pemakaian bahan bakar minyak negara harus mensubsidi hingga Rp 17 triliun. | SUTARTO

  • Share on Facebook
  • Print
  • Send

Topik :

Komentar Anda :

Kirim Komentar

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan