Hasyim Muzadi Kumpulkan Para Duta Besar Negara Islam
Sabtu, 12 Agustus 2006 | 18:54 WIB
TEMPO Interaktif, Malang:Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Hasyim Muzadi menggelar seminar yang diikuti Menteri Luar Negeri Hassan Wirajuda, serta para duta besar negara di sekitar Israel, Sabtu (12/8).
Mereka antara lain Fariz N. Mehdawi (Palestina), Hassan Muslimani (Libanon), Shaban Shahidi Muaddab (Iran), M. Dahmi SH Dulad (Syiria), dan Maher Lukasa (Yordania). Acara di Pondok Pesantren Al Hikam Malang itu juga dihadiri Habib Rizieq dari Front Pembela Islam dan para rektor perguruan tinggi di Jawa Timur.
Tujuan pertemuan, kata Hasyim, agar pemerintah mampu bersikap berdasarkan kapasitas dan kemampuan diri secara tegas dalam politik hubungan luar negeri. "Jangan sampai kita ikut-ikutan seperti negara barat" ujarnya.
Pemerintah juga harus mengambil strategi jangka panjang dan makro dalam bersikap menghadapai konfil tersebut.
Secara retorik ia mendukung jika ada pasukan pembela Islam yang berangkat ke medan konflik. "Tapi masak bom bisa dihadapi dengan silat. NU hanya mampu memberi
dukungan moral dan diplomasi," kata Hasyim.
Sementara itu, Wirajuda menegaskan pemerintah akan mengirimkan 850 personel pasukan pedamaian setelah ada keputusan dari Dewan Keamanan PBB yang akan bertugas bersama 15 negara lainnya. Saat ini baru ada sekitar 10 ribu dari 15 ribu personel pasukan yang dibutuhkan untuk menjaga perdamaian di medan konflik. "Setelah ada 15 ribu personel baru mereka dikirimkan," ujarnya.
Indonesia, menurut Wirajuda, juga akan mengusulkan reformasi di tubuh Dewan Keamanan PBB dalam mengambil berbagai kebijakan politik luar negeri. Dini Mawuntyas
Topik :






Komentar Anda :