MMI Kirim 500 Laskar ke Libanon

Senin, 21 Agustus 2006 | 18:58 WIB

TEMPO Interaktif, Malang:
Majelis Mujahidin Indonesia tetap akan mengirimkan 500 laskarnya ke Libanon meski telah gencatan senjata. "Israel pasti melanggar resolusi gencatan senjata. Itu sifat Yahudi," kata Abu Bakar Basyir, Amir MMI, dalam Tabliq Akbar se-Malang Raya di Masjid Muhajirin, Malang, Jawa Timur.

Keberangkatan para laskar, menurut Ba'asyir, hanya menunggu izin dari pemerintah. Bila pemerintah melarang, MMI akan mendesak dikeluarkan paspor dan visa. Jika desakan itu tetap ditolak, "Kami akan ke Libanon untuk memberikan dana perjuangan."

Ia meminta pemerintah membantu Hisbullah secara fisik. Apalagi pasukan perdamaian yang dikirim pemerintah dianggapnya kurang bermanfaat jika hanya mengurusi genjatan senjata.

Dini Mawuntyas

TOPIK






Komentar Anda

Kirim