Golkar D.I. Yogyakarta Ingin Evaluasi Dukungan Kepada Pemerintah
Selasa, 22 Agustus 2006 | 19:43 WIB
TEMPO Interaktif, Yogyakarta: Partai Golkar Daerah Istimewa Yogyakarta menganggap dukungan partainya terhadap pemerintah mendesak untuk dievaluasi. Posisi Ketua Umum Golkar sebagai Wakil Presiden membuat Golkar mendapat imbas dari kebijakan pemerintah yang tak memihak rakyat.
Menurut Sekretaris Golkar D.I.Yogyakarta FX Sudardi mengatakan, pengurusnya sejak awal mengkritik dualisme posisi Kalla. Di satu sisi, Kalla harus memperjuangkan aspirasi konstituen Gollkar di hadapan pemerintah. "Di di sisi lain, Jusuf Kalla adalah Wakil Presiden yang notabene pemerintah itu sendiri," katanya. .
Ia khawatir citra Golkar semakin merosot mengingat kebijakan pemerintah yang sering tak berpihak kepada rakyat. Setelah kenaikkan harga bahan bakar minyak yang disusul harga kebutuhan melambung, kini masyarakat mengkritik janji Kalla sebagai Wakil Presiden kepada korban bencana alam. "Persoalan-persoalan seperti ini yang harus segera dievaluasi." Sebelumnya, Ketua Umum SOKSI yang juga Ketua Golkar Syamsul Mu'arif menganggap Golkar hanya menjadi bumper pemerintah karena tak memperoleh hasil dari dukungan politik itu.
Syaiful Amin





