Puspom TNI Akan Jemput Henry Leo

Jum'at, 01 September 2006 | 16:11 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Pusat Polisi Militer TNI Angkatan Darat akan menjemput Henry Leo, pengusaha yang diduga menyelewengkan dana perumahan prajurit, yang saat ini berada di luar negeri jika pada panggilan kedua dirinya tidak memenuhi panggilan Puspom TNI. Hal ini dikatakan oleh Komandan Pusat Polisi Militer TNI Angkatan Darat Mayor Jenderal TNI Hendardji Supandji usai serah terima jabatan Danjen Kopassus di Markas Kopassus, Cijantung, Jumat (1/9).

Sebelumnya, Puspom TNI telah melayangkan panggilan pertama kepada Henry Leo untuk diperiksa terkait kasus penyimpangan dana perumahan prajurit Rp 225,8 miliar itu. Henry Leo diminta untuk datang pada Jumat pekan depan. Jika pada hari itu Henry tidak memenuhi panggilan, kata Hendardji, pihaknya akan melayangkan panggilan yang kedua.

Jika pada panggilan yang kedua, pengusaha itu juga belum memenuhi panggilan, Puspom TNI akan melayangkan panggilan yang ketiga. "Panggilan yang ketiga kalinya sudah dengan perintah untuk menjemput dan membawa," kata Hendardji.

Dimas, Tempo

Topik :






Komentar Anda :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: