Pasukan Perdamaian Indonesia Berangkat Pasca Lebaran

Jum'at, 01 September 2006 | 21:38 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Pasukan perdamaian Indonesia dipastikan berangkat pertengahan Oktober, setelah lebaran. Indonesia bersama negara Asia lainnya ikut dalam tim kedua. Tim pertama diberikan untuk negara-negara Eropa.

"Pasukan Indonesia 90 persen pasti berangkat," kata
Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono di Istana Negara, tadi siang.

Kepastian keberangkatan Pasukan Indonesia menjadi
tanda tanya setelah ada keberatan dari Israel. Menurut
Menteri Luar Negeri Nur Hassan Wirajuda beberapa waktu
lalu, suara yang menyetujui maupun menolak
keikutsertaan Indonesia di Dewan Keamanan PBB cukup
banyak.

Namun Juwono menegaskan bahwa kewenangan penentuan
keikutsertaan negara anggota pasukan perdamaian ada di
PBB, bukan pada Israel. "Kita mengikuti keputusan PBB.
Dan PBB harus bisa meyakinkan Israel. Kita tidak ada
urusan dengan Israel"

Juwono sendiri mendapat informasi tidak resmi dari
Duta Besar Indonesia di PBB adanya lobi-lobi politik
ke PBB untuk meyakinkan Israel tentang negara-negara
yang akan diberangkatkan.

Juwono sendiri menegaskan Pemerintah Indonesia tidak
ikut melobi PBB. "Kami hanya menyampaikan pendapat
saja."

Ia meyakinkan tidak ada masalah dengan penolakan Israel. Karena berdasar pengalaman pengiriman pasukan Indonesia ke Gurun Sinai tahun 1957 juga tidak ada masalah. "Waktu itu juga masalah Israel-Palestina." Badriah

TOPIK






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: