Tak Ada Konvensi Golkar untuk Pemilu 2009

Rabu, 06 September 2006 | 22:51 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:
Ketua Partai Golongan Karya Burhanuddin Napitupulu ingin partainya tak menyelenggarakan konvensi utuk mencari calon presiden menjelang pemilu 2009. Konvensi pernah dilakukan menjelang pemilu lalu. "Ini pemikiran saya, dan akan saya sampaikan kepada pimpinan pusat (partai)," katanya di Hotel Shangri-La, Jakarta.

Menurut Burhan, partainya menargetkan memperoleh 160 dari 550 kursi anggota DPR dari hasil pemilu mendatang. Jika target terpenuhi, "Tak perlu konvensi." Sebelumnya Golkar terpaksa menggelar konvensi karena ketua umumnya, Akbar Tandjung, menjadi terdakwa perkara korupsi. Itu sebabnya, kala itu Golkar perlu mencari tokoh baru untuk menjadi calon presiden.

Ia yakin kepemimpinan presiden kuat jika dipilih langsung oleh rakyat dan memiliki dukungan kuat dari parlemen. "Supaya tak terjadi seperti pada pemerintahan Gus Dur dan Megawati yang digoyang-goyang di tengah kepemimpinannya." Burhan menilai kekuatan kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tak jaub berbeda dengan Abdurrahman Wahid dan Megawati Soekarnoputri.

Aguslia Hidayah






Komentar Anda

Kirim