16 Negara Bahas Penanganan Sindikat Narkotika
Selasa, 12 September 2006 | 13:43 WIB
TEMPO Interaktif, Denpasar:Didukung United States Drug Enforcement Administration (US DEA), kepolisian dari 16 negara membicarakan penanganan sindikat narkotika. Pertemuan bertajuk International Drug Enforcement Conference (IDEC) di Kuta, Bali, itu bakal menyusun sebuah pola operasi bersama.
Kepala Badan Reserse Kriminal Markas Besar Kepolisian RI, Komisaris Jenderal Makbul Padmanagara sebagai ketua
delegasi Indonesia, mengatakan perdagangan gelap narkotik, pencucian uang, dan penyimpanan bahan kimia yang menjadi bahan dasar ekstasi dan sabu-sabu menjadi fokus pembicaraan.
Negara-negara yang mengirimkan wakilnya antara lain Malaysia, Singapura, Australia, Nepal, Hongkong, Cina, Vietnam, Myanmar, India, Filipina, Korea, New
Zeland, Jepang, Amerika Serikat, dan Thailand.
Pertemuan selama dua hari ini, kata perwakilan peserta untuk kawasan Asia Tenggara Andre Kellum, mengatakan pihaknya memiliki kepentingan besar dalam penanganan narkotik. Sebab, sindikat jaringan narkotika di Amerika juga memiliki jaringan sampai kawasan Asia.
Rofiqi Hasan





