PKS Usulkan Penggantian Panser Menjadi Helikopter
Selasa, 12 September 2006 | 19:38 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Fraksi Partai Keadilan Sejahtera dalam pandangan umum Sidang Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat tidak menyetujui pembelian panser VAB bagi pasukan yang dikirim ke Libanon. Usulan pembelian dari pemerintah dinilai tidak efektif. “Lebih baik panser itu diganti dengan helikopter tempur untuk angkut 30 pasukan,” kata Juru Bicara PKS Tamsil Linrung ketika membacakan pandangan Fraksi di gedung MPR/DPR, Jakarta Selasa (12/9).
PKS menganggap panser VAB tidak cocok digunakan di Libanon Selatan karena medan terjal dan berbukit-bukit. Apalagi, kata Tamsil, musim dingin yang bersalju segera turun. Fraksi ini memilih pembelian helikopter karena setibanya pasukan di Indonesia digunakan sebagai alat angkut tentara dan digunakan untuk menjaga wilayah perbatasan, patroli pencegahan pembalakan liar dan pencurian ikan.
Pemimpin Sidang Soetardjo Suryogoeritno menyerahkan pembahasan masalah pembelian panser ini kepada Komisi Pertahanan.
dian yuliastuti





