Ledakan Bom di Suriah Tak Kenai Warga Indonesia

Selasa, 12 September 2006 | 00:22 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Juru bicara Departemen Luar Negeri, Desra Percaya mengatakan tidak ada warga negara Indonesia yang menjadi korban dalam ledakan bom di Kedutaan Besar Amerika Serikat di Damaskus, Suriah. "Tidak ada warga negara Indonesia yang menjadi korban dalam ledakan ini," kata Desra tadi.

Lokasi ledakan, menurut Desra berada sekitar 2-3 km dari Kedutaan Besar RI (KBRI) di Damaskus. "Jarak KBRI dengan lokasi ledakan sekitar 2-3 kilometer," kata Desra.

Meski sudah ada kejelasan tak satu pun warga Indonesia menjadi korban dalam ledakan itu, namun Desra memastikan KBRI akan terus memonitor kalau-kalau ada WNI yang menjadi korban. "Kami meminta KBRI untuk terus memonitor," kata Desra.

Desra mengatakan tidak ada tindakan khusus pemerintah atau pun KBRI untuk menyikapi kejadian ini. Hanya, KBRI akan memberikan peringatan kepada warga Indonesia di sana agar lebih berhati-hati.

Bom di Kedutaan Besra Amerika Serikat yang terletak di distrik Abu Remmeneh, Damaskus. Ledakan terjadi kemarin sekitar pukul 10.00 waktu setempat. Menteri Dalam Negeri Suriah, Bassam Abdel Majid, dalam siaran televisi pemerintah Suriah, mengatakan bahwa serangan itu merupakan serangan yang ditujukan pada Kedutaan Besar Amerika Serikat. Pasca penyerangan pihak keamanan menembak mati tiga orang yang disebut Majid sebagai teroris dan menangkap satu orang lainnya. Titis Setianingtyas






Komentar Anda

Kirim