close

Wapres: Pembalakan Liar Marak Karena Banyaknya Konsumen

Rabu, 13 September 2006 | 14:21 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Banyaknya konsumen pemakai kayu ditengarai sebagai penyebab maraknya pembalakan liar (illegal logging) di Indonesia.

"Kalau tidak ada yang memakai furniture kayu besar-besar pasti tidak akan marak illegal logging maupun legal logging. Illegal logging ada karena konsumennya ada," kata Wakil Presiden Jusuf Kalla dalam sambutan pembukaan Kongres Kehutanan Indonesia IV, Rabu.

Kalla berbicara sambil melihat ukiran kayu besar yang mendominasi aula Manggala Wanabakti tempat acara berlangsung. Dua buah dinding kayu coklat berukir berdiri tegak melatarbelakangi podium. Mewah dan elegan.

Sementara lampu yang sedikit temaram bersembunyi dalam eternit. Bahkan podium yang diinjaknya terbuat dari kayu. Begitu pula deretan bangku tamu dan undangan.

Menteri Kehutanan, Malam Sambat Kaban mengatakan di era tahun 1970-1980, masyarakat menggantungkan ekonomi pada hutan. Akibatnya setiap tahunnya 2,6 juta hektar hutan rusak. "Masyarakat masih memiliki pandangan bahwa pembangunan hutan adalah dengan memanfaatkan kayu terutama bahan kayu bulat."

Ketua Umum Kongres Kehutanan Indonesia sekaligus inisiator Dewan Kehutanan Nasional, Agus Setyarso,mengatakan, 60 juta potensi hutan hilang hingga merugikan 40 juta rakyat Indonesia. "Ini akibat hilangnya fungsi pelayanan hutan."ujarnya. Badriah

  • Share on Facebook
  • Print
  • Send

Topik :

Komentar Anda :

Kirim Komentar

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan