Lahan Transmigrasi untuk Korban Lapindo

Minggu, 17 September 2006 | 00:26 WIB

TEMPO Interaktif, Malang:Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi akan menyediakan lahan gambut di Kalimantan Tengah bagi pegangguran yang ditimbulkan luapan lumpur sumur minyak dan gas PT Lapindo Brantas, Porong, Sidoarjo.

Sebamual 120 ribu orang diperkirakan kehilangan mata pencahariannya akibat lumpur itu. Mereka akan ditawari mengerjakan lahan gambut dalam Proyek Lahan Gambut (PLG) di Kalimantan Tengah. Ada ratusan hektar lahan gambut yang bisa digarap. "Pada panen perdana, hasilnya bagus," kata Menteri Tenaga Kerja dan Tramanmigrasi, Erman Suparno, di Pemerintah Kabupaten Malang, Sabtu (16/9).

Ia mengatakan, untuk mengatasai masalah pengangguran yang ditimbulkan lumpur lapindo, Departemen Transmigrasi memberikan tiga pilihan, yang meliputi pelatihan kerja di Balai Latihan Kerja (BLK) Depnakertrans, transmigrasi
di daerah Kalimantan atau bekerja ke luar negeri.

Depnakertrans, lanjut Erman akan menanggung seluruh biaya pelatihan, transportasi dan biaya hidup selama mengikuti pelatihan. Bahkan, akan disediakan pelatihan las berstandar di Serang, Banten dan pelatihan perawat untuk kebutuhan tenaga luar negeri di Bekasi, Jawa Barat.

Sedangkan, bagi korban lumpur Lapindo yang berminat transmigrasi, Depnakertrans akan menyalurkannya di daerah transmigrasi di Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat atau Kalimantan Timur."Lahan, rumah dan bahan pokok selama setahun akan diberikan, tambahnya.

Dini Mawuntyas, Tempo






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: