Golkar Belum Tentukan Sikap Interpelasi Impor Beras

Minggu, 17 September 2006 | 01:12 WIB

TEMPO Interaktif, Cipanas:Ketua Fraksi Partai Golkar di DPR RI Andi Matalata mengatakan Fraksi Golkar belum menentukan sikap soal interpelasi impor beras yang diajukan beberpa anggota dewan.

"Saya belum lihat alasannya, pengusul kan baru menerangkan alasannya saat di bawa ke Badan Musyawarah," kata Andi Matalata, Sabtu(16/9), di sela-sela acara silaturahmi nasional Partai Golkar, di Cipanas, Jawa Barat.

Andi mengatakan Golkar akan mengeluarkan sikap resmi setelah pengusul mengajukan alasan menolak impor beras itu. Dia mengatakan jika impor beras itu merugikan petani maka Golkar akan mendukung interpelasi. Jika sebaliknya, Golkar akan menolak usulan itu.

Namun, Andi setuju pemerintah mengimpor beras untuk menjaga ketersediaan pangan dengan harga terjangkau. Apalagi, kata Andi, sebagian besar petani sudah tidak lagi menyimpan gabah saat musim panen. Menurut dia, yang dirugikan saat impor beras adalah tengkulak.

Pemerintah memutuskan impor beras 210 ribu ton untuk menutupi stok pemerintah. Beberapa anggota DPR RI yang tidak setuju kebijakan ini mengajukan hak interpelasi. Mereka menilai kebijakan itu merugikan petani. Akan tetapi, Fraksi Demokrat telah menyatakan sikap menolak interpelasi. Bahkan, mereka akan mengalang dukungan untuk menghadang usulan itu.

Tahun lalu, usulan serupa juga muncul saat pemerintah melakukan impor beras 120 ribu ton dari Vietnam. Namun, usulan itu tidak terlaksana karena ditentang sebagian besar anggota dewan.

Sutarto, Tempo






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: