Partai Golkar Sederhanakan Konvensi Calon Presiden

Selasa, 10 Oktober 2006 | 02:24 WIB

TEMPO Interaktif, SoloPartai Golkar akan tetap menggelar konvensi untuk memilih calon presiden dan wakil presiden pada Pemilu 2009 mendatang. Hanya saja model konvensi disederhanakan dengan tidak melibatkan pengurus di daerah.

"Terlalu banyak makan biaya dan tenaga kalau konvensi di mulai dari bawah," kata Wakil Ketua Umum Partai Golkar Agung Laksono di sela-sela Safari Ramadhan di Kota Solo, Senin malam.

Agung tidak menjelaskan teknis konvensi pemilihan calon presiden dan calon wakil presiden tersebut karena akan dibicarakan dalam Rapat Pimpinan Nasional Partai Golkar. Pada Pilpres 2004, untuk pertama kalinya Partai Golkar memilih calon presiden dengan cara konvensi yang dimulai dari tingkat DPD kota/kabupaten.

Model pemilihan calon melalui konvensi seperti itu baru dilakukan oleh Partai Golkar yang menghasilkan Wiranto dan Sholahuddin Wahid. "Modelnya yang disederhanakan, tetapi sudah pasti akan dilakukan konvensi," ujarnya.

Meski belum dipastikan waktu pelaksanaannya, Agung mengatakan tidak akan mengikuti konvensi tersebut. Dia mengaku memilih untuk tetap menjadi ketua DPR yang dijalani sekarang daripada mengikuti konvensi.

Jadwal pemilihan presiden diperkirakan asih berlangsung 3 tahun lagi. Namun, sejumlah partai sudah mulai memunculkan kandidat calon presiden. PDI Perjuangan memastikan tetap mengusung mantan presiden Megawati Soekarnoputri, Partai Demokrat menjagokan Susilo Bambang Yudoyono. Partai Amanat Nasional menjagokan Amien Rais.

Imron Rosyid






Komentar Anda

Kirim