|
Kalla Doakan Nobel Jatuh Ke Indonesia
Jum'at, 13 Oktober 2006 | 15:07 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Wakil Presiden Jusuf Kalla ikut mendoakan agar hadiah Nobel Perdamaian yang akan diumumkan malam nanti jatuh ke Indonesia.
"Kita berdoa, Indonesia dalam hal ini Kepala Negara mendapat penghargaan itu," kata Kalla kepada wartawan usai salat Jumat di kantor wakil presiden.
Jika nobel perdamaian itu jatuh kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, kata dia, itu merupakan penghargaan untuk seluruh bangsa. Penghargaan itu, menunjukkan Indonesia sebagai bangsa yang cinta damai dan melaksanakan perdamaian dengan sepenuh hati.
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dicalonkan menjadi salah satu calon penerima nobel tahun ini. Presiden dianggap berjasa dalam mewujudkan perdamaian antara Gerakan Aceh Merdeka dengan Indonesia.
Calon lain yang disebut-sebut pantas menerima penghargaan itu tahun ini adalah Marti Ahtisaari, mantan Presiden Finlandia yang menjadi fasilitator perundingan Indonesia dan GAM.
Ditanya kemungkinan dirinya yang memenangkan Nobel itu, Kalla menepisnya. "Saya kan tidak pernah ada yang mencalonkan," ujarnya. Sutarto
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
| |
|
|
|
|
![Menteri koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra), M Jusuf Kalla memberi keterangan pers perihal evaluasi pelaksanaan penyaluran dana konpensasi pengurangan subsidi BBM (Bahan Bakar Minyak) 2000 dan 2001 di kantor Menteri Negara Komunikasi dan Informasi, Jakarta, 14/06/02. [TEMPO/ Bagus Indahono; K8A/114/2002; 20020701].](/hg/photostock/2005/03/24/s_K8A11405_high_thumb.jpg) |
![Menteri koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra), M Jusuf Kalla memberi keterangan pers perihal evaluasi pelaksanaan penyaluran dana konpensasi pengurangan subsidi BBM (Bahan Bakar Minyak) 2000 dan 2001 di kantor Menteri Negara Komunikasi dan Informasi, Jakarta, 14/06/02. [TEMPO/ Bagus Indahono; K8A/114/2002; 20020701].](/hg/photostock/2004/12/29/s_K8A11403_high_thumb.jpg) |
| M Jusuf Kalla memberi keterangan pers
|
|
| M Jusuf Kalla memberi keterangan pers
|
|
|
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|