Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Pemerintah Ajak Perangi Radikalisme
Minggu, 15 Oktober 2006 | 13:46 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah meminta umat beragama di Indonesia memerangi radikalisme. “Ada beberapa pihak yang berpikiran radikal (yang) merupakan musuh kita bersama,” kata Wakil Presiden, Jusuf Kalla, dalam sambutannya saat membuka Mahasabha IX Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI), Minggu (15/10).

Kalla mengatakan, Indonesia merupakan bangsa yang besar dan plural termasuk dalam agama. Namun ia meminta pebedaan antar agama tidak menjadi sumber permasalahan karena pada dasarnya semua agama bertujuan sama yakni menciptakan kehidupan yang baik bagi umat manusia.

Antar daerah dan antar agama, dia melanjutkan, harus memiliki rasa saling percaya karena tidak ada pihak atau daerah yang dapat berdiri sendiri. Untuk menghindari munculnya konflik, Kalla meminta adanya perbaikan rasa saling percaya antar agama dan antar daerah.

Ia menilai persatuan dan kedamaian negara perlu dijaga untuk menjalankan pembangunan. Beberapa waktu lalu, kata Kalla, semua tentara sedang berada di wilayah konflik. Namun, sekarang semua tentara telah ada di barak yang berarti kondisi keamanan dalam negeri sudah baik.

Kalau pun masih ada letupan-letupan kecil di beberapa tempat, hal tersebut semacam itu pun di seluruh dunia. “Tidak ada satu masa di Indonesia dimana situasi sedamai ini,” ujarnya.

Ketua PHDI, I Nyoman Suwanda, menilai upaya pemerintah menjaga pluralisme sudah cukup baik. Namun ia meminta agar pemerintah konsisten dengan kebijakan tersebut untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Suwanda juga meminta pemerintah memperhatikan persoalan kemiskinan dan pendidikan. “Kita masih belum menjalankan amanat pembukaan UUD 1945 untuk mensejahterakan masyarakat dan mencerdaskan kehidupan bangsa,” kata dia.
Oktamandjaya Wiguna | Sutarto

Dari Arsip Majalah TEMPO
Ramai-ramai Ganti Posisi | 04 April 2005
Kami akan Membela Mereka Habis-Habisan | 21 Pebruari 2005
Ekonomi Setelah 100 Hari | 14 Pebruari 2005
Saya Bukan Pesaing Presiden | 07 Pebruari 2005
Menjinakkan Oposisi | 31 Januari 2005
Sepasang Pengantin, Dua Karakter | 31 Januari 2005
Menabur Damai Setelah Bencana | 31 Januari 2005
Seumur Jagung yang Mencekam | 31 Januari 2005
Surat Tafsir Arahan Wapres | 24 Januari 2005
Surat itu Tanggung Jawab Saya | 24 Januari 2005
>>selengkapnya ::

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Menteri koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra), M Jusuf Kalla memberi keterangan pers perihal evaluasi pelaksanaan penyaluran dana konpensasi pengurangan subsidi BBM (Bahan Bakar Minyak) 2000 dan 2001 di kantor Menteri Negara Komunikasi dan Informasi, Jakarta, 14/06/02. [TEMPO/ Bagus Indahono; K8A/114/2002; 20020701]. Menteri koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra), M Jusuf Kalla memberi keterangan pers perihal evaluasi pelaksanaan penyaluran dana konpensasi pengurangan subsidi BBM (Bahan Bakar Minyak) 2000 dan 2001 di kantor Menteri Negara Komunikasi dan Informasi, Jakarta, 14/06/02. [TEMPO/ Bagus Indahono; K8A/114/2002; 20020701].
M Jusuf Kalla memberi keterangan pers
M Jusuf Kalla memberi keterangan pers
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Kalla Doakan Nobel Jatuh Ke Indonesia
Jusuf Kalla Pastikan Akan Kembali Gelar Konvensi
Safari Ramadan Agung Laksono Atas Perintah Kalla
Kalla Akan Bertemu Wolfowitz
Wakil Presiden Serukan Ulama Bersatu
Jusuf Kalla Mendapat Gelar Doktor Kehormatan Dari Malaysia
Jusuf Kalla : Teroris Menghina Nilai Demokrasi
Jusuf Kalla: Pemerintah dan DPR Melanggar Konstitusi
Kalla Kunjungi Pesantren Tebu Ireng
Kalla Akan Bertemu Petinggi GAM
> selengkapnya...

Referensi

Kronologi 100 Hari Pemerintahan Yudhoyono
Akbar Gandeng Wiranto Hadapi Jusuf Kalla
Laporan Penelusuran Penyumbang “Bermasalah ”

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk86067 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD
Presiden Kecewa Larangan Terbang ke Eropa Diperpanjang
Anwar: Aliran Dana BI Lebih Serius dari Korupsi Biasa
Pabrik Mittal Jadi Acuan Krakatau Steel

<< October,2006>>
MSnSl RK JS
01 02 03 04 05 06 07
08 09 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data