Tim Pemberantasan Korupsi Akan Panggil Hartati Murdaya

Rabu, 18 Oktober 2006 | 19:30 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Tim Koordinasi Pemberantasan Korupsi akan memanggil Hartati Murdaya, pemilik Jakarta International Expo (JIE). Tim akan meminta keterangan Hartati pada Kamis (19/10) besok. ”Dia akan dimintai keterangan dalam kasus Kemayoran,” ujar Ketua Tim Koordinasi Pemberantasan Korupsi Hendarman Supandji di kantornya Kejaksaan Agung, Rabu (18/10).

Tim Koordinasi Pemberantasan Korupsi saat ini sedang menyelidiki kasus pengalihan kepemilikan lahan Pekan Raya Jakarta di bekas area Bandar Udara Kemayoran. ”Kami akan periksa siapa saja yang bisa memperjelas kasus ini," kata Hendarman, yang juga Jaksa Agung Muda Pidana Khusus itu.

Dalam kasus Kemayoran, Direktur PT Jakarta International Trade Fair, Edward Soeryadjaya, Rabu (18/10), kembali dimintai keterangan. Ini kali kedua. Edward sebelumnya dimintai keterangan pada Senin (16/10) lalu.

Edward mengatakan, kedatangannya ke Kejaksaan Agung untuk menyerahkan bahan dan data yang diperlukan kejaksaan dalam penanganan kasus Kemayoran. "Saya sebagai narasumber," kata Edward di Gedung Bundar Kejaksaan Agung, Rabu (18/10).

Hendarman membenarkan tim penyidik telah menerima dokumen-dokumen yang diserahkan Edward. Hendarman mengatakan, Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan akan segera menghitung unsur dugaan kerugian negara dalam kasus Kemayoran. "Sedangkan jaksa akan merumuskan dugaan unsur melawan hukum," ujarnya.

Kasus ini bermula dari eksekusi aset-aset JITF berdasarkan putusan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada 10 Oktober 2003 dan Pengadilan Negeri Jakarta Utara pada 14 Oktober pada tahun yang sama atas permohonan Jerome International Limited (JIL)/PT Central Cipta Murdaya (CCM). Aset-aset itu kemudian dilelang pada 23 November dan dimenangi JI Expo dengan nilai lebih dari Rp 1 triliun. Sejak itu JI Expo menjadi pengelola resmi Pekan Raya Jakarta, yang dimiliki bersama dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

AGOENG WIJAYA

Topik :






Komentar Anda :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: