Menteri Agama Minta Perbedaan Hari Raya Disikapi Wajar

Rabu, 18 Oktober 2006 | 21:52 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Menteri Agama Muhammad Maftuh Basyuni meminta masyarakat bersikap wajar jika ada perbedaan waktu Hari Raya Idul Fitri 1427 H. “Perbedaan waktu lebaran itu wajar. Bukan berarti cekcok. Kami sudah biasa menghadapi perbedaan hari raya itu,” katanya seusai pelantikan 24 duta besar negeri sahabat di Istana Negara, Jakarta.

Maftuh mengakui, organisasi Islam terbesar kedua Muhammadiyah menetapkan Idul Fitri jatuh pada 23 Oktober 2006 berdasarkan perhitungan hisab. Adapun Nahdlatul Ulama menetapkan hari raya jatuh pada 24 Oktober. “Keputusannya (pastinya) nanti melalui Sidang Itsbat pada 22 Oktober,” ujarnya.

Sidang Itsbat akan mengundang seluruh organisasi Islam yang biasanya tertutup untuk umum. Maftuh mengatakan ada kemungkinan lebaran jatuh pada 23 Oktober sambil berharap tiada perbedaan waktu Lebaran.

Badriah






Komentar Anda

Kirim