Indonesia Minta Thailand Cabut Status Darurat

Sabtu, 21 Oktober 2006 | 16:26 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengadakan pertemuan empat mata dengan Perdana Menteri Thailand Surayud Chulanont di Kantor Kepresidenan Jakarta, hari (21/10) ini. Dalam pertemuan itu Presiden minta status darurat di Thailand untuk segera dicabut.

"Presiden dalam pertemuan itu mendorong agar status darurat Thailand untuk dicabut dalam waktu dekat," kata Menteri Luar Negeri Nur Hasan Wirajuda, saat jumpa pers usai pertemuan bilateral Indonesia-Thailand, di Kantor Kepresidenan Jakarta.

Hasan Wirayuda mengatakan Perdana Menteri Thailand Surayud Chulanont mempertimbangkan usulan Presiden Yudhoyono. Surayud, lanjut Hasan menyampaikan bahwa masih ada potensi ancaman ganguan keamanan di Thailand pasca kudeta militer.

Perdana Menteri Thailand dalam pertemuan itu juga kembali menegaskan komitmen pemerintahnya untuk memulihkan demokrasi, baik melalui penyusunan konstitusi, mengadakan pemilihan umum, dan pemulihan hak-hak sipil.

Chulanont ditunjuk menjadi Perdana Menteri Thailand mengantikan Thaksin Shinawatra setelah terjadi kudeta yang dipimpin Jenderal Sonthi Boonyaratglin bulan lalu. Dia akan menjabat sebagai perdana menteri hingga dilaksanakan pemilihan umum setahun mendatang.

Thailand, kata Chulanont juga berjanji akan menyelesaikan konflik di Thailand Selatan dengan cara-cara damai. "Thailand merasa terinspirasi dari proses damai di Aceh," kata Hasan menirukan pernyataan Chulanont. Dia juga meminta dilakukan pertukaran kunjungan tokoh-tokoh islam antar kedua negara.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyambut baik rencana Thailand untuk menyelesaikan konflik di Thailand Selatan itu dengan cara damai. "Presiden menyatakan solusi militer tidak akan menyelesaikan masalah konflik," ujar Hasan. Indonesia, kata dia siap membantu Thailand untuk menyelesaikan konflik di daerah itu.

Kedua pimpinan negara ini juga mengelar pertemuan bilateral yang diikuti beberapa menteri. Pertemuan bilateral itu, kata Wirajuda bertujuan untuk meningkatkan kerja sama bidang perdagangan, investasi, energi, perikanan, dan pertanian antar kedua negara. Thailand, dalam pertemuan itu juga menawarkan membantu Indonesia menanggani flu burung yang telah memakan banyak korban di Indonesia.

Hadir dalam pertemuan itu Menteri Luar Negeri Nur Hasan Wirayuda, Menteri Koordinator(Menko) Bidang Politik Keamanan Widodo AS, Menko Perekonomian Budiono, Menko Kesra Abu Rizal Bakrie, Menteri Sekertaris Kabinet Sudi Silalahi, Menteri Sekertaris Negara Yusril Ihza Mahendra, dan Duta Besar Indonesia untuk Thailand Ibrahim Yusuf. Sementara itu, Perdana Menteri Thailand didampingi Menteri Luar Negeri, Menteri Perdagangan. dan Menteri Energi Thailand

SUTARTO

TOPIK






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: