Uni Eropa Bentuk Tim Pemantau Pemilihan Kepala Daerah Aceh

Jum'at, 03 November 2006 | 04:09 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Uni Eropa membentuk tim pemantau pemilihan kepala daerah di Aceh. Mereka diundang pemerintah Indonesia dan Komisi Independen Pemilihan Aceh. "Ini adalah pertama kalinya kami memantau pemilihan di tingkat kabupaten dan kota," kata Gly Ford Kepala Pemantau untuk Misi Pemantauan Pemilihan Kepala Daerah Aceh, Kamis (2/11). "Sebelumnya kami hanya memantau Pemilihan Umum saja."

Ford menuturkan tim pemantau pertama berjumlah 80 orang telah tiba di Jakarta Ahad lalu. Tim sedang mempersiapkan kedatangan grup pengamat lain yang akan ditempatkan di 21 distrik dan kabupaten di Aceh.

Tim kedua beranggotakan 36 pengamat jangka panjang yang tiba pada 12 November. Tim akan dikirim ke seluruh kabupaten di Aceh. Sedangkan kelompok berikutnya adalah 36 orang pengamat jangka pendek yang akan tiba pada satu minggu sebelum pemilihan kepala daerah di Aceh berlangsung.

Tim pemantau ini akan melaksanakn tugasnya dalam tiga rentang waktu, sebelum hari pemilihan, selama hari pemilihan dan seusai hari pemilihan. "Evaluasi terhadap proses pemilihan akan kami sampaikan 48 jam setelah pemilihan berlangsung," kata Glyn.

Mandat dari misi, kata Ford, memastikan proses pemilihan berlangsung transparan dan hak politik masyarakat Aceh tersalurkan. Pemerintah telah menjamin kebebasan bergerak bagi para pemantau. Mereka juga diberi akses yang luas untuk mendapatkan segala informasi yang dibutuhkan dalam proses pengamata.

Titis Setianingtyas






Komentar Anda

Kirim