Surabaya Ujicoba Biodisel
Rabu, 08 November 2006 | 12:50 WIB
TEMPO Interaktif, Surabaya:Ikatan Keluarga Alumni Institut Teknologi Sepuluh November, Surabaya, Jawa Timur, besok akan uji coba dua kendaraan berbahan bakar biodisel murni. Kendaraan akan melaju dari kantor Wakil Presiden Jusuf Kalla di Jakarta menuju kampus ITS. "Bahan bakar yang digunakan akan menggantikan solar," Ketua Umum Ikatan, Kristiono, di Surabaya Rabu (8/11).
Uji coba bahan bakar biodisel 100 persen akan menandai pembukaan Sidang Umum Majelis IKA-ITS Surabaya. Selama ini bahan bakar biodisel, NABF 100, di pasaran berkomposisi 5 hingga 20 persen campuran bionya, sisanya solar. Tetapi biodisel ini murni dari bahan biji jarak, jagung, dan kelapa sawit.
Biodisel murni telah diujicobakan di Jerman, Belanda, dan Indonesia tiga bulan terakhir. NABF 100 bisa menjadi bahan bakar jenis mesin solar tanpa
modifikasi. Namun formulasinya harus disesuaikan musim dingin jika akan diekspor.
Biaya produksi bahan bakar NABF 100 Rp 3.000 per liter. Untuk produksi kecil, kata Kristiono, dibutuhkan investasi Rp 7 miliar. Hak paten NABF 100 dimiliki oleh salah satu perusahaan yang dibentuk anggota alumni. Sunudyantoro





