Pemerintah Diminta Jangan Hinakan Diri Sambut Bush
Sabtu, 11 November 2006 | 14:12 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia meminta pemerintah Indonesia tak menghinakan diri dengan cara membungkuk badan menyambut secara berlebihan kedatangan Presiden Amerika Serikat George Walker Bush pada 20 November di Istana Bogor.
"Jangan mengiba-iba kepada penguasa zalim, pongah, yang semena-mena merusak hukum internasional. Presiden hendaknya menjaga martabat bangsa," kata Ketua Umum Dewan Dakwah Hussein Umar dalam pidato tertulis acara slaturahmi yang dibacakan oleh Ketua Dewan Dakwah Cholil Ridwan di gedung DDII, Jakarta.
Menurut Hussein, yang sedang berobat di Malaysia, siapapun yang datang harus tunduk pada aturan Indonesia. Pernyataan Hussein disimak oleh ratusan hadirin. Sesekali mereka menanggapi pernyataan itu dengan "Astagfirullah" dan "Masya Allah." Hussein menilai Bush sebagai penguasa yang sangat zalim. Ia lalu menyitir polling majalah The Guardian Inggris yang menyimpulkan bahwa Bush tokoh yang paling membahayakan perdamaian internasional.
Badriah





