Angkatan Udara Teliti Pesawat Tempur Ceko, Cina, dan Italia

Rabu, 22 November 2006 | 20:31 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal Herman Prayitno mengaku telah mamantau Republik Ceko, Cina, dan Italia dalam rencana pembelian pesawar tempur pengganti piranti pertahanan yang masuk usia uzur. "L-159 milik Ceko tetap dijajaki," kata Herman kepada wartawan seusai meninjau pameran Indo Defence di Kemayoran, Rabu (22/11). Namun, ia tidak merinci jenis pesawat tempur itu.

Departemen Pertahanan telah menandatangani nota kesepahaman dengan Ceko. Namun itu tak berarti pesawat latih tempur itu pasti dari negeri ini. "Perlu juga saling menukar informasi dan teknologi," katanya.

Penentuan arah pembelian pesawat, ujar Herman, bisa dilihat setelah ada hasil evaluasi pada tahun 2007. Adapun Angkatan Udara belum selesai mengevalusi peralatan tempur.

TNI sempat berencana meninjau ulang pembelian L-159 karena perusahaan produsen jet latih itu, Aero Vodochody, mengalami perubahan manajemen. Namun Herman mengatakan, selama belum ada final evaluation, pihaknya akan tetap melakukan penjajakan pesawat yang memiliki julukan Arbatros.

Rieka Rahadiana






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: