Gus Dur Tuding Ada Upaya Lapindo Lari dari Tanggung Jawab

Senin, 27 November 2006 | 21:45 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Bekas presiden Abdurrahman Wahid alias Gus Dur menilai rencana penjualan saham Lapindo Brantas Icn. sebagai upaya melarikan diri dari tanggung jawab. Lapindo, kata Gus Dur, harus bertanggung jawab memberi ganti rugi atau kompensasi kepada warga yang menjadi korban lumpur di Porong, Sidoarjo, Jawa Timur.

Dia mengusulkan jalan yang harus dilakukan saat ini adalah pemindahan penduduk. Pemindahan itu harus disertai penyediaan sarana termasuk lapangan pekerjaan. "Lapindo harus memberikan kompensasi" katanya, Senin.

Menurutnya, berbagai upaya untuk menghentikan lumpur saat ini tidaklah penting. Dia meminta segala polemik tentang siapa yang bersalah dihentikan. Permasalah lebih fokus
mempersiapkan kawasan baru. Aburizal Bakrie dan PT Lapindo Brantas harus mengurus pemindahan itu.

Jika permasalahan itu tidak segera diselesaikan Gus Dur khawatir akan terjadi huru-hara. Dia mendengar isu bahwa semua permasalahan itu sengaja dilakukan supaya harga tanah anjlok dan dapat dibeli dengan murah. Padahal
kandungan minyak buminya sngat besar bahkan terbesar di Indonesia.

Aqida






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: