|
Kalla: Pemberantasan Korupsi Risaukan Pejabat
Selasa, 05 Desember 2006 | 14:20 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan pemberantasan korupsi yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi telah menimbulkan efek samping berupa ketakutan pejabat untuk membuat keputusan. Akibatnya, perekonomian menjadi terganggu.
"Kita dukung pemberantasan korupsi tapi jangan menimbulkan ketakutan yang besar dan membuat ekonomi ambruk," kata Wakil Presiden Jusuf Kalla, Selasa(5/12) saat membuka seminar internasional reformasi birokrasi, di Hotel Sari Pan Pacific Jakarta.
Kalla mencontohkan akibat ketakutan terlibat korupsi dana perbankan lebih banyak disimpan di Bank Indonesia dari pada dikucurkan untuk kredit. "Pimpinan bank menyatakan lebih enak disimpan di Bank Indonesia dapat bunga 12 persen, daripada di memberi kredit nanti macet, masuk penjara," ujar Kalla.
SUTARTO
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
| |
|
|
|
|
![Menteri koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra), M Jusuf Kalla memberi keterangan pers perihal evaluasi pelaksanaan penyaluran dana konpensasi pengurangan subsidi BBM (Bahan Bakar Minyak) 2000 dan 2001 di kantor Menteri Negara Komunikasi dan Informasi, Jakarta, 14/06/02. [TEMPO/ Bagus Indahono; K8A/114/2002; 20020701].](/hg/photostock/2005/03/24/s_K8A11405_high_thumb.jpg) |
![Menteri koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra), M Jusuf Kalla memberi keterangan pers perihal evaluasi pelaksanaan penyaluran dana konpensasi pengurangan subsidi BBM (Bahan Bakar Minyak) 2000 dan 2001 di kantor Menteri Negara Komunikasi dan Informasi, Jakarta, 14/06/02. [TEMPO/ Bagus Indahono; K8A/114/2002; 20020701].](/hg/photostock/2004/12/29/s_K8A11403_high_thumb.jpg) |
| M Jusuf Kalla memberi keterangan pers
|
|
| M Jusuf Kalla memberi keterangan pers
|
|
|
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|