Persepsi Korupsi karena Anggaran DPR Transparan

Minggu, 10 Desember 2006 | 21:45 WIB

TEMPO Interaktif, Surabaya:Djoko Susilo, Anggota Komisi I DPR RI, mengatakan hasil survei Tranparansi Internasional Indonesia yang menyatakan lesegslatif adalah lembaga terkorup bukan karena anggota DPR RI korupsi.

"Itu kan persepsi masyarakat. Dan persepsi masyarakat karena anggaran legeslatif lebih transparan" kata Djoko Susilo kepada Tempo di Surabaya, Minggu.

Djoko menjelaskan, saat ini anggaran DPR hanya 0,3 persen dari APBN. "Tidak sampai 1 persen, bagaia mana dikatakan korupsi" tanya Djoko.

Menurut dia, lembaga legeslatif terkesan sebagai lembaga terkorup karena jumlah dan pemakaian anggarannya sering diekspos media massa. "Anggaran Dewan lebih kecil dari anggaran yang dipakai eksekutif, coba penghasilan menteri, gubernur dan bupati itu berapa, pasti lebih besar dari anggota dewan" kata Djoko.

Menurut Djoko, lembaga DPR terkesan sebagai lembaga terkorup karena pendapatannya besar, padahal pendapatan tersebut mencakup banyak komponen, termasuk untuk kunjungan kerja ke daerah.

Joko mencontohkan saat masa reses yang dimanfaatkan untuk datang ke Sidoarjo beberapa waktu lalu. Dia mengeluarkan dana pembelian traktor kepada petani Sidoarjo.
"Jadi jangan dilihat berapa pendapatannya, tetapi apa yang dilakukan anggota dewan" kata Djoko.

Zed Abidien






Komentar Anda

Kirim