Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Pesangon Karyawan PT DI Dibayar Setelah PP Terbit
Rabu, 20 Desember 2006 | 17:42 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah akan membayar pesangon tiga ribu mantan karyawan PT Dirgantara Indonesia setelah keluarnya Peraturan Pemerintah tentang penyertaan modal negara ke perusahaan tersebut. "Kami tinggal menunggu PP," kata Sekretaris Menteri Negara BUMN, Said Didu, kepada wartawan usai menemui Wakil Presiden Jusuf Kalla, Rabu (20/12).

Said mengatakan, PP dibutuhkan untuk mencairkan dana penyertaan modal pemerintah dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan 2006. Mekanismenya, kata dia, setelah keluar PP dana dimasukkan dalam DIPA yang kemudian diberikan kepada direksi. PP tersebut, lanjutnya, sudah dirapatkan pagi tadi dengan Departemen Keuangan. Selanjutnya, kata dia, PP akan diurus oleh Depkeu.

Said menjelaskan dana pembayaran pesangon tersebut diambil dari hasil divestasi 5 persen saham Perusahaan Gas Negara yang akan masuk ke pemerintah hari ini. Menurutnya, sesuai perhitungan pemerintah akan memasukkan dana Rp 40 miliar ke PT DI dari total Rp 2,1 triliun hasil divestasi PGN. Dana tersebut diperkirakan dapat digunakan saat pencairan APBNP pada 29 Desember mendatang.

Said membantah jika penanganan pesangon karyawan PT DI mengalami keterlambatan karena sebelumnya direncanakan pada 15 Desember. Menurutnya, tanggal tersebut adalah perhitungan awal dan pemerintah tidak bisa memenuhiya karena belum ada PP. "Bagaimana anda menyuruh saya mencairkan tanpa PP, tidak masuk akal," kata dia.

OKTAMANDJAYA WIGUNA

Dari Arsip Majalah TEMPO
Bisnis Sepekan | 14 Pebruari 2005
Mengkaji Hoki Berjodoh | 14 Pebruari 2005
Juragan Baru Para Pekerja | 07 Pebruari 2005
Dua yang Terseret Global | 03 Januari 2005
Sopir Baru Bank Mandiri  | 10 November 1998
Bisnis Sepekan | 23 Maret 1999
Gelombang Terjal Menerpa Grosbeak  | 16 Maret 1999
Bisnis Sepekan | 29 November 2004
Kredit Seret Jangan Gelondongan | 29 November 2004
Bisnis Sepekan  | 15 Desember 2003
>>selengkapnya ::

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Menteri Penerangan, Harmoko pada acara pelantikan Direktur Utama (Dirut) TVRI di Departemen Penerangan (Deppen), Jakarta, 1992. [TEMPO/ Hidayat SG; 12D/077/1992; 20030410]. Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara (Meneg BUMN), Laksamana Sukardi (kiri) dan Dirut BRI, Rudjito (kanan) dalam acara paparan publik PT Bank Rakyat Indonesia/ BRI (Persero) di Jakarta, Senin, 13 Oktober 2003. [TEMPO/ Taufik Subarkah; Digital Image; 20031013].
Harmoko
Laksamana Sukardi dan Rudjito
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Adhi Karya Harus Bayar Dividen
Semen Gresik Usulkan Dividen 35 Persen
BUMN Rugi Akan Dibubarkan
Direktur PT.Industri Sandang Nusantara Jadi Tersangka Korupsi
Bapepam Siap Bantu Pemeriksaan Korupsi di BUMN
Meneg BUMN Segera Bertemu Jaksa Agung
Pemerintah akan Reaktivasi Negosiasi dengan ExxonMobil
BTN Minta Wacana Merger Dihentikan
Penyelamatan Kertas Aceh, Pemerintah Pilih Kerjasama Operasi
Sugiharto Tidak Bantah Pergantian Direksi Garuda dan Merpati
> selengkapnya...

Referensi

Latar Belakang Perusahaan Pengelola Aset Negara (PPA)
Profil Syafruddin Arsyad Temenggung
PP RI No.61 Thn. 2003 Tentang Perubahan Atas PP No.7 Thn.2003 Tentang Pendirian Perusahaan Umum (PERUM) BULOG
PP RI No.27 Thn.2003 Tentang Penjualan Sahan Milik Negara RI Pada Perusahaan Perseroan (Persero) PT.Bank Mandiri
PP RI No.26 Thn.2003 Tentang Penambahan Modal Negara RI Ke Dalam Modal Sahan Perusahaan Perseroan (Persero) PT.Bank Mandiri
> selengkapnya...

Website

Kementerian BUMN

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk89808 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD
Presiden Kecewa Larangan Terbang ke Eropa Diperpanjang
Anwar: Aliran Dana BI Lebih Serius dari Korupsi Biasa
Pabrik Mittal Jadi Acuan Krakatau Steel

<< December,2006>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data