Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Awal 2007 RUU Keamanan Nasional diharapkan Bisa dibahas
Kamis, 28 Desember 2006 | 15:51 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Menteri Pertahana Juwono Sudarsono berharap, awal 2007 Rancangan Undang-Undang Keamanan Nasional yang tengah digodok Direktorat Jendral Strategi Pertahaan, bisa dibahas antara Pemerintah dan DPR. "Kami berharap, undang-undang ini bisa diprioritaskan untuk dibahas," ujarnya usai membuka acara sosialisasi pelaksanaan tugas di Tim Supervisi dan Trasformasi Bisnis TNI di Kantornya Kamis (28/12).

Menurutnya, diskusi pembahasan rancangan ini sudah dilakukan antara Departemennya, Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia, Departemen Dalam Negeri, Departemen Luar Negeri, dan Kepolisian sebanyak enam putaran. "Draf akademisnya sudah jadi, tapi itu masih menjadi rahasia negara," ujar Juwono.

Soal posisi organisasi kepolisian, kata dia, masih belum final. apakah akan ditentukan dalam RUU ini atau tidak. Dia mengakui, di internal kepolisian ada pada saat ini ada tiga pendapat berbeda. Ada yang setuju polisi ditempatkan di bawah institusi sipil, ada yang tidak setuju, dan yang berpendapat menunggu transisi supaya pararel dengan masuknya TNI ke Departemen Pertahanan."Saya pikir Kapolri (Jenderal Sutanto) mewakili salah satu dari pendapat-pendapat itu," ujarnya.

Dalam sistem presidensial, kata Juwowo, tentara dan polisi ada di bawah komando langsung presiden. Dalam tatanan otoritas sipil, dia menambahkan, TNI disarankan ada dibawah Departemen Pertahanan. "Polisi juga masuk ke salah satu institusi sipil yang mengkoordinasikan strategi kebijakan kepolisian," ujarnya. Institusi sipil yang dimaksud, kata Juwono, adalah Departemen Dalam Negeri atau Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia.

Masalah resistensi yang muncul dari pihak Markas Besar Kepolisian yang tidak mau posisi organisasinya di bawah dua departemen itu, Juwono berjanji akan melakukan pendekatan. "Saya akan bicara dengan teman-teman dari kepolisian," ujarnya. Soal kapan draf RUU ini akan disampaikan ke presiden, Juwono mengaku belum tahu."Nantilah, masih mengantri," katanya.

Raden Rachmadi


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Makbul Jadi Wakil Kepala Polri
Polsek Neglasari Tangerang Diresmikan

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk90163 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD
Presiden Kecewa Larangan Terbang ke Eropa Diperpanjang
Anwar: Aliran Dana BI Lebih Serius dari Korupsi Biasa
Pabrik Mittal Jadi Acuan Krakatau Steel

<< December,2006>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data