|
Presiden Kurangi Kunjungan ke Luar Negeri
Kamis, 28 Desember 2006 | 21:48 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan mengurangi kunjungan ke luar negeri. Dia juga meminta Menteri Sekretaris Negara untuk mengkaji ulang rencana kunjungannya ke daerah-daerah. Terutama kegiatan dan kunjungan kerja yang bersifat seremonial seperti aktivitas peresmian dan pencananganan. "Tahun 2007 presiden ingin lebih fokus menangani masalah fundamental negara," kata Menteri Sekretaris Negara Yusril Ihza Mahendra di Kantor Presiden, Kamis (28/12).
Menurut Yusril, presiden akan lebih selektif dalam menerima tamu. Dia tidak lagi menerima semua pihak yang meminta audiensi. Permintaan audensi ini, kata Yusril, biasanya dilakukan organisasi keagamaan untuk pelaksanaan musyawarah nasional atau muktamar.
Rencana itu menjadi komitmen kedua presiden untuk tahun 2007. Sebelumnya ia juga bertekad untuk mengambil keputusan secara tegas, bicara dengan bahasa yang jelas dan terang, dan tidak ragu-ragu untuk mencopot pejabat pemerintah yang tidak sanggup menjalankan visi pemerintah.
Oktamandjaya Wiguna
INDEKS BERITA LAINNYA :
|