Partai Demokrat Menentang Interpelasi Haji
Rabu, 03 Januari 2007 | 12:01 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Partai Demokrat menentang upaya interpelasi pelaksanaan haji tahun ini khususnya keterlambatan pengiriman makanan untuk jemaah haji yang digalang oleh Fraksi Partai Persatuan Pembangunan.
"Masak sedikit-sedikit interpelasi, urgensinya apa?" kata Ketua DPP Partai Demokrat, Anas Urbaningrum, kepada wartawan pada acara peresmian pabrik gula rafinasi oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Cilegon, Banten, hari ini.
Anas mengatakan interpelasi memang hak DPR, namun hendaknya hak itu digunakan setelah dipikir dengan matang. Interpelasi yang tidak substansial dan tidak dipikir matang, katanya, akan menurunkan nilai dari hak interpelasi DPR.
Partai Demokrat menganggap masalah keterlambatan penyediaan makanan yang membuat jemaah haji kelaparan tersebut sebagai peristiwa yang menyedihkan dan memalukan. Partai ini menilai tindakan Presiden untuk membentuk tim penyelidik sudah tepat untuk mencegah hal serupa terulang.
Anas mengatakan, bagi Partai Demokrat yang terpenting masalah makanan jemaah haji cepat diatasi dan segera dilakukan evaluasi dan koreksi katering haji. Presiden, lanjutnya, juga dapat memberikan sanksi terhadap pihak-pihak yang dianggap bertanggung jawab.
Anas berpendapat pembentukan tim yang dipimpin mantan Menteri Agama Tolchah Hassan sudah cukup tanpa perlu interpelasi. Namun ia menekankan agar tim tersebut dapat menyelidiki secara objektif dan tuntas sehingga dapat diketahui penyebab sesungguhnya keterlambatan makanan jemaah haji.
OKTAMANDJAYA WIGUNA





