Perluasan Pencarian Mengikuti Arah Angin

Sabtu, 06 Januari 2007 | 15:07 WIB

TEMPO Interaktif, Surabaya:
Menteri Perhubungan Hatta Rajasa mengungkapkan
bahwa sampai hari keenam pencarian pesawat Boeing 737 seri 400 milik Adam Air terus dilakukan dengan memperluas area pencarian, baik di darat maupun di laut.

“Sementara pencarian masih di areal sesuai dengan dugaan dan informasi awal. Dan wilayah akan di perluas mengikuti arah angin laut,” katanya saat mendampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla mengunjungi para korban KM Senopati Nusantara yang dirawat di Surabaya.

Soal dugaan penyebab kecelakaan, sampai sekarang masih dipelajari oleh KNKT (Komisi Nasional Keselamatan Transportasi). KNKT masih menginventarisasi data dan fakta, serta mendalami dan memberikan analisa-analisa.

Mengenai bantuan operator seluler dalam proses pencarian, Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Moh Ikhsan Tatang, mengatakan hingga saat ini belum ada kabar. Karena, katanya, pesawat telepon seluler harus dimatikan di dalam pesawat. Sehingga pelacakan tak bisa dilakukan.

Dalam kesempatan itu, Ikhsan mengungkapkan langkah-langkah yang dilakukannya saat ini antara lain memberikan informasi kepada seluruh perusahaan penerbagan dan bandara untuk lebih hati-hati dan waspada dalam penyelenggaraan transportasi dan penerbangan.

Disingungg soal kurangnya peralatan di menara pantau, Ikhsan membantahnya. Menurutnya radar di menara pantau di bandara di Indonesia sudah canggih. Peralatan itu sudah sesuai dengan atauran karena sudah bisa memandu pesawat. “Radar ini bukan untuk deteksi kecelakaan. Ini radar Pelayanan navigasi pada frekuensi penerbagan, terpisah dengan frekuensi lainnya,” ujarnya. Adi Mawardi






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: