Qardhawi Minta Indonesia Pengaruhi Iran

Selasa, 09 Januari 2007 | 15:43 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Ulama besar Islam, Prof DR. Yusuf Qardhawi, meminta Indonesia bisa memainkan peran mempengaruhi Iran sebagai upaya membantu menyelesaikan sengketa perselisihan antara kaum Syiah dan Sunni di Irak.

"Indonesia bisa memainkan peran yang bisa mempengaruhi Iran," ujar ulama moderat berusia 81 tahun yang berkedudukan di Doha, Qatar itu usai bertemu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Kantor Presiden, Selasa (9/1).

Presiden mengundang Qardhawi untuk kedua kali--pertama di Qatar--untuk meminta nasehat dan hal ini disambut Qardhawi dengan sukacita.

"Tidak baik suatu pemerintah, jika tidak mau mendengar nasehat dari para ulama. Jika ulama dekat dengan pemerintah yang shaleh dan sebaliknya, maka terjadi kebaikan."

Secara umum, ujar Qardhawi, mereka memang membicarakan masalah Palestina dan Irak.Dengan fokusnya adalah masalah Irak. "Apa yang terjadi di Irak bahaya dan harus ada yang bisa mempengaruhi masalah intern Irak."

Selain itu,ujar Qardhawi, mereka juga mempelajari bagaimana keadaan umat islam dan apa yang harus dilakukan serta kemajuan yang sudah dicapai Indonesia.

Jurubicara kepresidenan, Dino Patti Djalal mengatakan Indonesia memang telah mencoba berperan aktif dalam perdamaian dunia terutama masalah Iran dan Irak.

"Presiden prihatin terhadap masalah Irak yang terus tidak stabil dimana kekerasan dan konflik terus berlangsung." badriah

TOPIK






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: