Positif Flu Burung, Empat Kelurahan Diisolasi
Jum'at, 19 Januari 2007 | 12:37 WIB
TEMPO Interaktif, Jambi:
Empat kelurahan di dalam wilayah Kota Jambi diisolasi dari keluar masuknya unggas setelah wilayah tersebut dipastikan positif tercemar flu burung.
"Keempat kelurahan yang diisolasi itu adalah
Pematangsulur, Talangbanjar, Kenalibesar dan Kelurahan
Selamat," kata Said Abubakar, Kasubdin Peternakan Dinas Pertanian dan Peternakan Kota Jambi, Jumat (19/1).
Sejak sepekan terakhir sedikitnya 513 ekor ayam
peliharaan warga di 10 kelurahan di Kota Jambi mati
mendadak. Namun dari hasil pemeriksaan, ditemukan pada enam kelurahan tidak terjangkit flu burung.
Pemerintah daerah setempat juga telah melakukan
berbagai upaya untuk memutus mata rantai penyebaran
virus ini. Langkah itu antara lain memberikan suntikan vaksinasi kepada unggas warga yang belum tertular, memberikan penyuluhan agar warga selalu membersihkan kandang ayam dan unggas lainnya, serta menganjurkan supaya warga tidak membuat kandang ayam di dekat tempat tinggal.
Tidak itu saja, pemerintah Kota Jambi juga memusnahkan
sedikitnya 111 ekor ayam peliharaan warga di empat
kelurahan yang terbukti positif flu burung.
Sementara itu, pihak manajemen Rumah Sakit Umum Daerah
(RSUD) Raden Mattaher Jambi, sejak tahun lalu telah
menyediakan dua ruangan isolasi untuk mengantisipasi
jika ada pasien dinyatakan suspect flu burung.
RSUD Raden Mattaher juga telah membentuk tim khusus
sebagai tenaga penanganan pasien flu burung, yakni
melibatkan seluruh dokter spesialis yang ada di daerah
ini serta beberapa orang perawat lainnya.
Hanya saja menurut Yusuf Karim, Wakil Direktur Bidang
Pelayanan RSUD Raden Mattaher, pihaknya hanya mampu
menampung dua orang pasien dalam waktu bersamaan,
karena keterbatasan tempat dan alat.
"Karena keterbatasan sarana dan prasarana.
Bila pasien lebih dari dua orang, kami pun tidak tahu harusberbuat apa," ujarnya.Syaipul Bachori





