Kalla: Pondok Pesantren Harus Berubah Moderen

Sabtu, 20 Januari 2007 | 15:24 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan perayaan tahun baru 1 Muharam 1428 hijriah harus dimaknai dengan perubahan kemajuan yang lebih baik. "Berbeda dengan perayaan tahun baru masehi, 1 muharam itu ditandai perjuangan dan perubahan," kata Wakil Presiden Jusuf Kalla, Sabtu(20/1), saat memberi sambutan perayaan tahun baru 1428 hijriah, di Pondok Pesantren Al Zaytun Indramayu.

Menurut Kalla tidak ada kemajuan tanpa perubahan. Pondok pesantren, kata Kalla sudah harus berubah menjadi lebih baik. Dia mengatakan masyarakat berpandangan pondok pesantren selalu sederhana, sempit, dan kotor.

Menurut Kalla, pondok pesantren Al Zaytun salah satu pesantren yang sudah meninggalkan pandangan kotor, sederhana, dan sempit itu. Pondok ini dikelola dengan baik. Dia meminta masyarakat untuk tidak mempermasalahkan pondok pesantren yang didirikan Panji Gumiwang tersebut. "Masyarakat kalau melihat pesantren sederhana ditanyakan, tapi kalau besar dan mewah juga ditanyakan." ujar Kalla.

Perayaan ini dihadiri Menteri Agama Maftuh Basyuni, Wakil Gubernur Jawa Barat Nu'man A. Hakim, ribuan santri pondok pesantren dan orang tua murid.

Pondok pesantren ini diresmikan pada 1999 oleh Presiden BJ Habibie. Pesantren ini menempati areal 1.200 hektar. Saat ini terdapat 10.579 siswa yang belajar di pesantren ini. Selain dari Indonesia, murid pesantren ini juga berasal dari Malaysia, Singapura, Afrika Selatan, Brunai.

Perayaan diadakan di masjid Rahmatan Lil Alamin dalam komplek pesantren ini. Dalam acara ini orang tua murid menyumbangkan dana untuk pembangunan pesantren ini. SUTARTO

TOPIK






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: