close

Kalla Minta Pemimpin Agama Utamakan Perdamaian

Senin, 22 Januari 2007 | 22:45 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:
Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta para pemimpin agama mengutamakan perdamaian dan persatuan untuk mencapai kemajuan bangsa. "Kita boleh berbeda keyakinan tapi prinsip kebangsaan adalah prinsip pokok yang harus dijaga," kata Kalla dalam sambutannya saat membuka Sidang Majelis Pekerja Lengkap Persekutuan Gereja-geraja di Indonesia (PGI) di Manado Convention Center, Senin (22/1).

Kalla mengatakan agama seharusnya mendorong terjadinya perdamaian, karena setiap agama selalu mendoakan sesama dalam perdamaian. Bahwa kemudian terjadi konflik, menurutnya itu adalah soal manusiawi yang bisa diatasi dengan perubahan cara berpikir.

Caranya, kata dia, umat beragama harus lebih banyak membicarakan persamaan, bukan perbedaan. Menurutnya, setiap agama punya perbedaan dan itu harus diterima sebagai kenyataan yang baik, karena meski berbeda tetap disatukan oleh tujuan negara yang sama.

Kalla meminta masyarakat di Indonesia untuk mencontoh masyarakat Sulawesi Utara yang selalu memberikan contoh hubungan yang harmonis inter dan antar umat beragama. Di sisi timur dan selatan Sulawesi Utara, Kalla menjelaskan, terjadi konflik bernuansa keagamaan. "Namun di Sulawesi Utara tetap damai."

Selain menjaga persatuan, Kalla juga meminta organisasi keagamaan untuk membantu menjalankan perubahan yang membawa bangsa Indonesia menuju kesejahteraan dalam perdamaian. "Adalah tanggung jawab pemimpin agama untuk memelopori perubahan-perubahan agar masyarakat mencapai kemajuan," kata Kalla.

Wakil Presiden berpendapat, pada dasarnya semua agama mengharapkan agar manusia hidup sejahtera, bermartabat, dan mempunyai kemajuan. Karena itu ia berharap pemimpin agama tidak hanya menggembalakan masyarakatnya utk beribadah, tapi juga mendorong umat memperoleh pendidikan di sekolah dan membangun rumah sakit serta klinik untuk membantu menyejahterakan masyarakat.

Kalla mengatakan, Indonesia adalah bangsa yang besar dan karenanya memiliki banyak masalah pula. Masalah itu, kata dia, hanya bisa diselesaikan secara bersama-sama.

Kalla menyatakan dirinya menghargai upaya PGI untuk mempersatukan masyarakat lewat gereja-gereja yang dipersatukannya. Ia juga menghargai hasrat dan komitmen kebangsaan yang dinyatakan oleh PGI. Oktamandjaya Wiguna

  • Share on Facebook
  • Print
  • Send

Topik :

Komentar Anda :

Kirim Komentar

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan