|
Departemen Kesehatan Cegah Kejadian Luar Biasa
Jum'at, 09 Pebruari 2007 | 12:59 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Pasca banjir, Departemen Kesehatan akan mencegah timbulnya kejadian luar biasa (KLB) karena merebaknya berbagai penyakit. Kepala Pusat Pengendalian Krisis Departemen Kesehatan Rustam Pakaya mengatakan, penyakit seperti demam berdarah bisa mengancam.
Selain demam berdarah, kata Rustam, penyakit yang biasa timbul pasca banjir adalah tetanus, kolera, diare, dan leptospirosis. Bahkan, sudah ada satu penderita leptospirosis di Jakarta Barat.
Menurut Rusman, banjir telah menyebabkan kotoran yang berisi kuman tersebar di berbagai tempat. Selain itu, banyak pengungsi kesulitan mendapatkan air bersih dan toilet. "Dengan lingkungan yang kotor, masyarakat terancam terkena berbagai penyakit," katanya.
Departemen Kesehatan, kata dia, akan menyebarkan disinfektan untuk membersihkan lingkungan yang kotor. Caranya antara lain dengan memasukkan disinfektan ke dalam air pemadam kebakaran yang digunakan untuk menyemprot. Departemen Kesehatan juga membagikan 10 ribu semprotan disinfektan.
Selain itu, Departemen Kesehatan juga akan menyiagakan 3 ribu tenaga kesehatan. "Kami akan siagakan selama sebulan, mengingat banjir bisa timbul lagi hingga akhir Maret," katanya.
Rusman mengatakan, beberapa badan dunia seperti World Health Organization dan Komunitas Kesehatan Eropa bersedia memberikan bantuan. Komunitas Kesehatan Eropa memberikan bantuan sebesar Euro 600 ribu. "Ada juga yang memberikan bantuan imunisasi, pengasapan, dan perahu karet," katanya.
Semua bantuan, kata dia, akan dikoordinasikan di bawah Departemen Kesehatan. "Kami tak mau nantinya seperti Aceh yang (bantuannya) banyak yang tak terawasi," katanya.
PRAMONO
INDEKS BERITA LAINNYA :
|