Biro Hukum Meksiko Tawarkan Bantuan Gugata untuk Keluarga Korban Adam Air
Jum'at, 09 Februari 2007 | 13:21 WIB
TEMPO Interaktif, Manado:Biro jasa hukum asal negara Meksiko, Servicio Legales de Mesomerica (SLM), menemui keluarga korban penumpang Adam Air di Manado dan Gorontalo.
Mereka menawarkan jasa untuk melakukan gugatan terhadap perusahaan pembuat pesawat Adam Air (Boeing) dan perusahaan asuransi di Amerika. "Kami masih mempelajari tawaran ini," kata Heri Said, keluarga Bram Tangahu, salah satu penumpang Adam Air, Jumat (9/2).
Menurut Heri, tiga orang dari SLM ini datang ke Manado dan Gorontalo menawarkan bantuan untuk melakukan gugatan secara bersama. Ketiga orang asal Meksiko ini masing-masing Ana Kristina, Cascargedo dan Alberto.
Sebelum ke Manado dan Gorontalo, mereka telah menyampaikan maksud tersebut di Kedutaan Besar Meksiko
di Indonesia.
Ketika menemui keluarga korban, kata Heri, pihak SLM tidak langsung menyodorkan berkas yang harus ditandatangani. Mereka meminta berkas gugatan itu dipelajari. Seminggu kemudian, mereka akan datang lagi ke Gorontalo.
Heri mengatakan pengakuan biro jasa hukum SLM, selama ini mereka telah mendampingi 80-an kasus maskapai penerbangan di dunia, termasuk Silk Air dan Mandala di Indonesia. Sebagai langkah awal untuk mengajukan gugatan, SLM baru menemui keluarga korban Adam Air di Manado dan Gorontalo. Di Manado sebanyak 20 keluarga telah didatangi. Serelah dari Manado pihak SLM akan ke Surabaya.
Iwan, adik dari Ismawati salah satu penumpang Adam Air
di Manado, mengatakan pernah ditemui pengacara dari Amerika dan London. Mereka menawarkan jasa untuk menuntut ke perusahaan pembuat pesawat. Tawaran untuk menggugat ini belum ditandatangani.
Verrianto Madjowa





