Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

SMS Donasi Banjir Departemen Sosial Dituduh Mengelabui Masyarakat
Jum'at, 09 Pebruari 2007 | 19:20 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Public Interest Research and Advocacy Center (Pirac)) menilai Program SMS Donasi Nasional yang diluncurkan Departemen Sosial dan Haltek Group untuk menggalang dana bantuan korban banjir telah mengelabui masyarakat.

"Kami dapat komplain dari donatur, ternyata bukan terpotong Rp 5000, melainkan Rp 6600," ungkap Program Manajer Pirac Hamid Abidin saat dihubungi Tempo, Jumat (09/02).

Program SMS Donasi Nasional merupakan program kerjasama Departemen Sosial dan PT. HALTEK MULIA MEDIA (HALTEK GROUP) yang bertujuan menggalang sumbangan bagi korban banjir.

Bagi masyakarat yang ingin menyumbang, disediakan nomor khusus 7505, dengan tarif Rp 5000. Namun, menurut temuan Pirac, pulsa yang terpangkas bukan Rp 5000 seperti yang diiklankan, melainkan Rp 6600. Artinya ada selisih dana Rp 1600. Hal inilah yang oleh Pirac diduga sebagai bentuk pengelabuan Departemen Sosial dan Haltek Group kepada masyarakat.

Menurut Hamid, pihaknya beserta beberapa donatur sudah mencoba mengadukan kasus ini pada SMS Pusat Pengaduan (5505) yang disediakan Depsos dan Haltek, namun tidak mendapatkan jawaban yang memuaskan.

Dirjen Bantuan dan Jaminan Sosial Departemen Sosial Ghazali Situmorang membantah tuduhan itu. Menurutnya, selisih Rp 1600 yang dikeluhkan donatur tersebut merupakan beban pajak PPN 10% dan PPH. "PIRAC bisa mengecek langsung ke Depsos soal SMS donasi ini. Silahkan datang ke lantai 8, disana ada 10 komputer yang memantau keluar masuknya dana donasi. Depsos sangat transparan," katanya saat dihubungi Tempo, Jumat (09/02).

Namun Hamid kembali membantah selisih Rp 1600 merupakan beban dari PPN. "Kalaupun untuk PPN itu maksimum 10 persen, itu berarti pulsa yang terpotong Rp 5500, bukan Rp 6600," katanya. Ia menambahkan, jika PPN dibebankan kepada donatur, seharusnya hal tersebut dicantumkan dalam iklan. Ia mencontohkan, beberapa waktu lalu Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) juga pernah meluncurkan sms donasi seperti ini. "Mereka mencantumkan PPN-nya." ujarnya.

Selain itu ia juga menganggap mekanisme SMS Donasi Nasional terlalu panjang. "Jalurnya, dana donasi yang terkumpul di Depsos akan ke Bank Rakyat Indonesia (BRI) dulu baru ke lembaga-lembaga sosial. Itu butuh waktu lama, sekitar tiga bulan. Kalau untuk membantu korban banjir, ya sudah selesai," katanya.

Dwi Riyanto Agustiar

Dari Arsip Majalah TEMPO
Timor Leste Menolak Memeriksa Wiranto  | 23 Pebruari 2004
Menggantung Harap di Kanal Timur  | 19 Januari 2004
Membuang Situ, Mendulang Banjir | 20 September 2004
Jakarta Banjir, Bang Yos Pusing  | 17 Pebruari 2003
Jejak Maya | 06 Januari 2003
Jalan Tengah di Kapuk  | 01 April 2002
Banjir Menggugat Pemerintah  | 18 Maret 2002
Kawasan Puncak, Banjir, dan Kekeringan | 25 Pebruari 2002
Wibawapraja Tak Lagi Berwibawa | 25 Pebruari 2002
'Waterworld' ala Petamburan  | 18 Pebruari 2002
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Departemen Kesehatan Cegah Kejadian Luar Biasa
Aksi Pencurian Marak di Lokasi Banjir
BMG : Banjir 2007 Bukan Terbesar
Pengangkutan Barang Ekspor Belum Pulih
Perlu Tindakan Darurat untuk Tangani Pengungsi
Situ di Jakarta dan Sekitarnya Kritis
Pemerintah Siapkan Jalur Khusus Distribusi Barang
Distrubusi Tekstil Pasar Klewer Solo ke Jakarta Tersendat
Hingga Sore Jakarta Diperkirakan Aman
Hujan Lebat Menjauhi Jakarta
> selengkapnya...

Referensi

Protap Permintaan Obat-obatan KLB Banjir
Sistem Pengendali Banjir Jakarta
Peta Banjir Jakarta (dalam sentimeter)
Keppres RI No. 114 Tahun 1999 Tentang Penataan Ruang Kawasan Bogor-Puncak-Cianjur
Peta Banjir DKI Jakarta 2005
Mengapa Jakarta Banjir?
Banjir Datang Lagi

Website

Bakornas Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi (PBP)
Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional
Badan Meteorologi dan Geofisika
Proyek Induk Pengembangan Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (PPWSCC)
Departemen Sosial

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk92889 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

UNDP: Ingatkan Pemerintah Soal Pemekaran Daerah Otonom
Gedung DPR diancam Bom
PBR Optimis Khofifah Menang
Djoko Suprapto Kembali Dilarikan ke Rumah Sakit
Pemilu Dikhawatirkan Kurangi Setoran Pajak

<< February,2007>>
MSnSl RK JS
    01 02 03
04 05 06 07 08 09 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data