Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Presiden Perintahkan Tambah Dana Bencana
Jum'at, 09 Pebruari 2007 | 22:40 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah menginstruksikan merelokasi anggaran dalam APBN 2007 untuk menambah dana bencana alam.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Pazkah Suzeta menyatakan untuk menambah anggaran dana bencana pemerintah akan mereposisi beberapa pos anggaran di APBN 2007.

"Namun harus dikonsultasikan dengan DPR," kata Paskah Jumat (9/2), usai mengikuti rapat terbatas penanganan banjir di kantor kepresidenan Jakarta.

Presiden, kata Paskah, telah memerintahkan mereposisi alokasi anggaran, misalnya dari anggaran di Kementrian UKM dipindahkan ke dana bencana. Selain realokasi anggaran tambahan dana bencana dapat juga berasal dari APBN Perubahan. "Tapi prosesnya agak lama," ujarnya.

Sebelumnya Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Aburizal Bakrie mengatakan akan meminta tambahan dana tanggap darurat untuk bencana alam. Tahun ini pemerintah menganggarkan dana bencana sebanyak Rp 2 triliun, tetapi permintaan dana dari daerah sudah mencapai Rp 2,6 triliun. Tambahan dana itu, kata Ical, akan dimasukkan dalam APBN Perubahan 2007.

Paskah memastikan tambahan dana bencana ini tidak akan menambah defisit anggaran tahun ini. Pemerintah memperkirakan kerugian akibat banjir di Jakarta sejak pekan lalu Rp 4,305 triliun. "Dan kerugian akan terus meningkat tiap hari,"ujar paskah.

Bappenas pada 5 Februari menghitung kerugian akibat banjir di Jakarta mencapai Rp 4,1 triliun.
Kerugian itu, kata Paskah, berdasarkan opportunity lost di bidang ekonomi dan kerusakan aset akibat banjir. Dia mengatakan angka kerugian itu termasuk yang diderita negara dan sektor swasta. Angka final kerugian akan dihitung hingga 16 Februari nanti.

Selain menyebabkan kerugian material, banjir besar lima tahunan ini juga mengerek inflasi bulan ini. Namun dia tidak bisa memperkirakan berapa inflasi yang disebabkan banjir tersebut. Dia menyatakan harga-harga naik karena distribusi yang tersendat akibat banjir. "Kalau barang-barang sih tersedia," ujarnya.

Untuk mengatasi distribusi yang terganggu, pemerintah telah meminta bantuan TNI untuk mengangkut kebutuhan kebutuhan masyarakat. walaupun inflasi meningkat, dia yakin target inflasi yang ditetapkan pemerintah tidak akan meleset. Sutarto

Dari Arsip Majalah TEMPO
Surat Pembaca | 11 April 2005
Menangkal Kasak-kusuk Bencana | 11 April 2005
Senjakala Bukit Matahari | 11 April 2005
Amblas Setelah Berguncang | 11 April 2005
Pemerintah Daerah Tidak Siap | 11 April 2005
Mencari Suara dari Dunia Sunyi | 11 April 2005
Mengintip Energi di Barat Toba | 11 April 2005
Kecemasan Tak Berujung | 11 April 2005
Suatu Malam Jauh di Selatan | 04 April 2005
Pulau-Pulau Seribu Gempa | 04 April 2005
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Departemen Keuangan Belum Terima Permintaan Dana Banjir
SMS Donasi Banjir Departemen Sosial Dituduh Mengelabui Masyarakat
Besok DKI Bersih-Bersih Lumpur
Departemen Kesehatan Cegah Kejadian Luar Biasa
Aksi Pencurian Marak di Lokasi Banjir
Sebanyak 7.340 Orang Meninggal Akibat Bencana Sepanjang 2006
BMG : Banjir 2007 Bukan Terbesar
Korban Tewas Akibat Banjir 66 Orang
Departemen Kesehatan Berupaya Cegah KLB Penyakit Pasca Banjir
Pengangkutan Barang Ekspor Belum Pulih
> selengkapnya...

Referensi

Gempa Selama 2005
Gunung Api di Sumatera dan Jawa
Protap Permintaan Obat-obatan KLB Banjir
Lewat Pramuka Menuju Aceh
Nyiur di Meulaboh Tak Lagi Gagah Melambai
Derita Pengungsi Belum Berakhir
Niat Bantu Berbuah Isu
Membekap Trauma di Pengungsian
Anak Aceh, Anak Seribu Pulau
Tak Ada Alat, Gajah Pun Jadi
Anak Saya Teriak Abi ? Abi, Air Sudah Datang
Keppres RI No. 3 Tahun 2001 Tentang Badan Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi
Keppres RI No. 114 Tahun 1999 Tentang Penataan Ruang Kawasan Bogor-Puncak-Cianjur
Gempa Terus Berulang
Suatu Malam Jauh di Selatan
Rumah Instan Tahan Gempa
> selengkapnya...

Website

Direktorat Jenderal Geologi dan Sumber Daya Mineral
Palang Merah Indonesia
Bakornas Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi (PBP)
Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional
Badan Meteorologi dan Geofisika
> selengkapnya...

Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk92899 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Empat Calon DPD Sumatera Selatan Terancam Gugur
Verifikasi Faktual DPD Lampung Terancam Molor
Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD
Presiden Kecewa Larangan Terbang ke Eropa Diperpanjang

<< February,2007>>
MSnSl RK JS
    01 02 03
04 05 06 07 08 09 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data