|
Delapan Ribu Personil Urus Sampah Banjir di Jakarta
Senin, 12 Pebruari 2007 | 11:28 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Sebanyak delapan ribu personil dikerahkan untuk mengurusi sampah banjir yang menggunung di lima wilayah DKI Jakarta. Sampah-sampah tersebut diangkut ke berbagai TPA dengan menggunakan 123 truk. Hal itu terungkap dalam rapat evaluasi penanggulangan bencana alam dalam rangka membantu Satkorlak PB DKI, Jabar dan Banten, di Depkominfo, Minggu (11/2).
Dalam operasi sampah yang dilakukan hari ini Kotamdya Jakarta Selatan kumpulkan sampah banjir terbanyak. Total sampah yang berhasil dikumpulkan oleh Dinas Kebersihan sebanyak 2168 meter kubik. Kotamadya Jakarta Selatan berhasil mengumpulkan sampah sebanyak 750 meter kubik, yang diangkut dengan 53 buah truk sampah.
Kepala Badan Informasi Publik Depkominfo, Suprawoto mengatakan masih banyak sampah yang belum tertampung oleh truk-truk pengangkut. Untuk efisiensi, sampah yang telah dikumpulkan dan dimasukkan ke dalam karung itu untuk sementara diletakkan di pinggir jalan. "Bukan dibiarkan begitu saja karena ini hanya sementara," ujarnya kepada wartawan seusai mengikuti rapat.
Setelah masalah sampah usai, tambahnya, Satkorlak PBP DKI Jakarta akan memprioritaskan pengobatan massa dan karbolisasi. "Penting untuk mencegah penyakit terutama leptospirosis," tandasnya. Selain pengobatan massal dan karbolisasi, Satkorlak PBP DKI akan melakukan penyemprotan (fogging) untuk mencegah penyakit yang disebabkan oleh nyamuk. Setelah itu baru melakukan inventarisisr sarana dan prasarana yang rusak.
Sementara itu, hingga hari ini dilaporkan jumlah pengungsi di lima wilayah DKI Jakarta jumlah nya mencapai 58.994 orang. Jumlah pengungsi terbanyak berada di wilayah Kotamadya Jakarta Barat sebanyak 31.796 orang. Para pengungsi itu tersebar di 3 kecamatan dan 8 kelurahan. Selain Jakarta Barat, pengungsi terkonsentrasi di Jakarta Timur yang jumlahnya mencapai 11.389 orang.
Ninin Damayanti
INDEKS BERITA LAINNYA :
|