Pemimpin Agama Rundingkan Masalah Kependudukan
Selasa, 13 Februari 2007 | 11:16 WIB
TEMPO Interaktif, Denpasar:120 pemimpin dan tokoh agama dari 14 negara Asia Pasifik mengikuti Konferensi Internasional Pemimpin Muslim untuk Mendukung Program Kependudukan dan Pembangunan di Denpasar Bali, Selasa (13/2).
Konferensi ini dihadiri sejumlah tokoh agama, di antaranya Ketua Umum Nahdlatul Ulama Hasyim Muzadi, tokoh Katolik Romo Mudji Sutrisno, dan tokoh agama Budha Cornelis Wowor.
Acara ini dibuka Menteri Agama Maftuh Basyuni dan juga dihadiri Kepala Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sugiri Syarief, Gubernur Bali I Made Dewa Brata, dan Direktur Organisasi Kependudukan Dunia (UNFPA) Sultan Abdul Aziz.
Dalam sambutannya, Maftuh Basyuni mengatakan keberhasilan program keluarga berencana di Indonesia banyak dipengaruhi oleh sikap dan pandangan hidup masyarakat yang terbentuk dari ajaran dan nilai-nilai agama. "Sejak awal Indonesia telah melibatkan peran ulama dan tokoh agama untuk menggerakkan KB," ujarnya.
Sementara itu, menurut Sugiri Syarief, beberapa tujuan dari konferensi ini untuk mendeklarasikan rencana aksi dari tiap negara peserta serta melakukan kerja sama dalam bidang kependudukan serta kesehatan reproduksi. "Kita akan berdiskusi tentang pengalaman dalam mensukseskan program keluarga berencana melalui peran tokoh agama," ujarnya.
Pertemuan ini, lanjut dia, merupakan tindak lanjut dari Konvensi Internasional tentang Kependudukan dan Pembangunan di Kairo Mesir tahun 1994 dan pertemuan Organisasi Kependudukan Dunia di New York tahun 2000. Pertemuan pemimpin agama kali ini rencananya akan dilaksanakan sampai Kamis (15/2).
RINI KUSTIANI





