Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Kultur Mendukung Suksesnya Program Keluarga Berencana di Daerah
Kamis, 15 Pebruari 2007 | 13:33 WIB

TEMPO Interaktif, Denpasar: Kepala Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Propinsi Yogyakarta Suripto mengatakan, keberhasilan program KB di Yogyakarta disebabkan kentalnya budaya patuh pada anjuran tokoh panutan di daerah tersebut. ”Kultur di sana gampang menerima tokoh panutan,” kata Suripto di sela-sela acara
Konferensi Internasional Pemimpin Muslim Untuk Mendukung Program Kependudukan dan Pembangunan, Kamis (15/2).

Rata-rata pertumbuhan penduduk di Yogyakarta setiap tahun sebesar 1,85 persen dengan jumlah penduduk saat ini sebanyak 3,23 juta orang. Jumlah pasangan usia
subur di Yogyakarta ada 400 ribu pasangan dan 80 persennya adalah peserta KB aktif. ”Di lima kabupaten/kota di Yogyakarta, petugas KB disisipkan dalam badan dan dinas di daerah,” katanya.

Anggaran yang dialokasikan untuk BKKBN sendiri, kata dia, hanya berasal dari pusat yaitu Rp 7,1 miliar. Dana itu digunakan untuk menggratiskan alat kontrasepsi untuk masyarakat.

Sedangkan Kepala BKKBN Bali Gusti Ayu Sri Astuti mengatakan, program KB di daerahnya sukses karena perempuan Bali adalah pekerja keras. ”Karena mereka bekerja, maka pikir-pikir dulu kalau ingin memiliki banyak anak,” katanya. Selain itu, para pemuka agama di Bali sepakat untuk mensosialisasikan program KB di lingkungannya untuk kesejahteraan keluarga dan kesehatan ibu dan anak. Sementara laju pertumbuhan penduduk di Bali sebesar 2,18 per tahun dengan 449 ribu peserta KB dari 676 ribu pasangan usia subur.

Rini Kustiani


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Pemerintah Ingkar Janji Pada Bayi Ke-200 Juta
Pemerintah Harus Revitalisasi Program KB
Program KB Alami Hambatan Struktural
Program KB Diserahkan Ke Daerah
Iran Kritik Program Keluarga Berencana
Tokoh-Tokoh Muslim Bahas KB di Sanur
Nahdlatul Ulama Dukung Program KB
Pemimpin Agama Rundingkan Masalah Kependudukan
BKKBN Libatkan Tokoh Agama
Daerah Belum Prioritaskan Program KB
> selengkapnya...

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk93311 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Ryugyong Dibangkitkan dari Koma
Dua Desa di Kwamki Lama Kembali Bentrok
9.000 Anak Di Banten Menderita Gizi Buruk
Kabupaten Batubara Kekurangan Dana Selenggarakan Pilkada
Karena Ditekan, Glenn Suap Urip Rp 1 Miliar

<< February,2007>>
MSnSl RK JS
    01 02 03
04 05 06 07 08 09 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data