Konversi Lahan Pertanian Mengkhawatirkan
Jum'at, 16 Februari 2007 | 18:18 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Dirjen Tanaman Pangan menyebutkan dalam Rencana Tata Ruang Wilayah daerah yang sedang dirancang sekitar 3 juta lahan pertanian akan dikonversi menjadi penggunaan lain. “Saya harap data dari Badan pertanahan Nasional ini tidak benar,” ujarnya pada diskusi mengenai Dilema Impor Beras di Gedung DPD, Jumat (16/02).
Menurutnya laju perubahan konversi lahan ini sangat mengkhawatirkan dan akan menghambat program revitasliasai pertanian. “Departemen bisa apa kalau seperti ini, perlu kerjasama dengan berbagai pihak,” katanya.
Sementara itu Hermanto Siregar, Direktur Akademik Pascasarjana IPB menyebutkan di Jawa saja laju perubahan konversi lahan pertanian 40.000 ha/tahun. “Ini bisa
lebih besar jika tidak ada sistem insentif,” katanya. Menurutnya jika sektor petani sudah tidak menguntungkan lagi petani pasti akan mengalih penggunaan lahannya.
Selain konversi lahan, Zulkifli Hasan, Anggota Komisi VI DPR juga menyoroti ketimpangan distribusi lahan. “Dengan lahan yang dibawah 0,5 ha berapapun persentase keuntungannya petani masih saja miskin,” katanya. Dengan lahan 0,2 ha, Zulkifli mencontohkan petani hanya akan mendapatkan pendapatan Rp 300.000 sekali panen atau 4 bulan. “Persoalanya ada pada skala ekonomi,” ungkapnya.
Pada diskusi yang disiarkan secara langsung oleh Smart FM tersebut Sutarto mengusulkan reforma agraria untuk memberikan kesempatan pada petani memiliki lahan. “Misalnya berikan ke petani lahan HGU yang tidak dipakai,” ujarnya
Gunanto E S
Komentar Anda
- konversi lahan
Mohon dikirim ke email saya dong data konversi lahan pertanian yang menjadi lokasi wisata ( hiburan ) di Propinsi JAwa Timur
Pengirim : depi priyono di surabaya





